Saturday, June 2, 2012

Buffon: Saya Tak Bersalah

Juventus
Gaya kiper utama Italia Gianluigi Buffon di sesi konferensi pers di pusat latihan timnas di Coverciano, Florence, 30 Mei 2012, jelang Euro 2012.








SportPoin, Turin: Menjelang digelarnya putaran final Euro 2012 di Polandia-Ukraina, 8 Juni sampai 1 Juli mendatang, persepakbolaan Italia, khususnya timnas, terguncang dengan ditangkapnya sejumlah pemain Serie A yang dituding terlibat dalam skandal pengaturan skor lewat bandar taruhan yang dikenal dengan sebutan Scommessopoli. Tumbalnya, bek muda Domenico Criscito dicoret dari skuad Timnas Italia.

Belakangan, muncul tudingan serupa yang dialamatkan kepada kiper utama Gli Azzurri dan Juventus Gianluigi Buffon. Pasalnya, Buffon ketahuan memberikan cek senilai 1,5 juta euro atau sekitar Rp 18 miliar kepada seorang penjual tembakau di Parma. Yang jadi masalah, si penjual tembakau itu juga bertindak sebagai bandar taruhan. Kontan, Buffon dikait-kaitkan dengan skandal tersebut.

Dalam wawancaranya dengan RAI Sport, Buffon membenarkan jika dirinya telah memberikan cek tersebut. Namun, Buffon berdalih jika uang sebesar itu ditujukan sebagai pelunasan atau pembayaran 20 jam tangan merk Rolex. Jadi, menurut Buffon, dirinya sama sekali tidak bersalah dan tidak ada kaitannya dengan skandal tersebut.

“Pekan yang sangat sulit. Memang benar soal itu (cek). Tidak ada kebohongan di dalamnya. Tapi, dalam momen seperti ini, Anda bisa menilai siapa sebenarnya yang sejati. Kami sama sekali tidak takut. Kami siap dipanggil. Saya pikir saya tidak butuh mengklarifikasi apapun. Apa yang saya belanjakan, apakah itu jam atau membantu teman membeli rumah, adalah soal personal dan tidak ada kaitannya dengan siapapun juga,” tegas Buffon.

“Seseorang yang memutuskan menyebarluaskan hal ini kepada media massa. Kalau begitu, lain kali, saya akan berbicara kepada setiap orang kapan saya menghabiskan uang saya, sehingga orang tidak bersusah payah (mencari berita),” tandas Buffon setengah bercanda. “Sepanjang pekan ini, seluruh skuad termasuk pelatih (Cesare Prandelli) menyadari jika sebenarnya ada kesalahan (dalam penyelidikan skandal). Sekitar lima atau enam pemain kami terseret,” imbuhnya.

“Tentu saja, saya sangat marah kemarin malam (mendengar kabar cek tersebut). Tapi, saya yakin jika saya tidak melakukan kesalahan apapun juga. Saya tidak membunuh seseorang. Tidak ada kekeliruan dalam rekening saya. Jadi, saya benar-benar tidak takut. Hal yang sangat memalukan melihat spekulasi dan permainan segelintir orang dikaitkan dengan (hasil) pertandingan,” tandas kiper berusia 34 tahun itu yang menegaskan jika cedera bahu yang dideritanya di laga lawan Rusia semalam bukanlah hal yang pantas untuk dicemaskan.

0 comments:

Post a Comment