Pelatih Malaga asal Cile, Manuel Pellegrini, di sela-sela sesi latihan
klub yang digelar di La Rosaleda Stadium, Malaga, Andalusia.
Madrid: Pelatih Malaga Manuel Pellegrini membantah tim
asuhannya menargetkan hasil imbang di Santiago Bernabeu. Meski kandang
Real Madrid itu dikenal angker dan bermaterikan pemain papan atas,
Pellegrini tak ciut. Malaga berambisi membawa pulang tiga poin pada
lawatan leg pertama babak 16 besar Copa del Rey, Selasa (3/1).
Tak cuma itu, Malaga juga tak memiliki rekor bagus ketika bertandang ke markas pimpinan klasemen La Liga. Pada pertemuan putaran pertama La Liga, Oktober lalu, Los Boquerones dilumat anak-anak besutan Jose Mourinho empat gol tanpa balas.
Pellegrini menyadari tugas yang dihadapi tak mudah, namun bukan berarti Malaga akan mengubah filosofi dalam bermain. Kami akan mempertahankan gaya permainan—dengan bermain menyerang,” kata pelatih Real Madrid sebelum Mourinho ini. Kami tidak akan bermain bertahan atau mengincar hasil imbang tanpa gol.”
Jika gagal melangkah ke babak selanjutnya, Pellegrini ingin membuktikan karena Madrid memang merupakan tim yang lebih baik. “Bukan karena kami tidak cukup bagus. Copa del Rey merupakan target yang baik dan ambisi saya kami bisa melangkah sejauh mungkin,” ujar pelatih berkebangsaan Cile tersebut.
Malaga diuntungkan karena bertindak sebagai tuan rumah pada leg kedua atau partai penentuan. Setelah berlaga di Bernabeu, Malaga ganti menjamu Los Blancos di Estadio La Rosaleda pada 10 Januari.

No comments:
Post a Comment