Wednesday, February 29, 2012

Bulan Penentu Nasib Bolton

Bolton Wanderers
Bolton Wanderers' English midfielder Nigel Reo-Coker celebrates scoring on December 20, 2011 during an English Premier League football match against the Blackburn Rovers at Ewood Park in Blackburn, northwest England






Bolton: Menyimak komposisi klasemen sementara Liga Premier Inggris sampai berakhirnya pekan ke-26, terdapat lima klub yang bakal berjuang menghindarkan diri dari jerat degradasi. Kelima klub tersebut adalah Wolverhampton Wanderers, Queens Park Rangers, Blackburn Rovers, Bolton Wanderers, dan Wigan Athletic. Yang kian menarik, jarak antara kelima klub tersebut hanya terpisah dua poin.

Menyikapi ketatnya persaingan tersebut, kapten ad-interim Bolton—menyusul absennya Kevin Davies—Nigel Reo-Coker sangat yakin jika timnya bakal lolos dari jerat maut dan mempertahankan statusnya di kasta tertinggi persepakbolaan Inggris. Lebih jauh, Reo-Coker yang menilai jika lima tim tersebut di atas bakal melakoni “mini-league”, mengklaim jika di bulan Maret Wanderers bakal menghadapi bulan penentu nasib.

Pasalnya, sesuai jadwal Premier League, setelah menghadapi pimpinan klasemen sementara Manchester City di Etihad Stadium, Sabtu (3/3), Bolton bakal berhadapan dengan tiga tim saingannya, yaitu QPR, Blackburn, dan Wolves. “Kami masih yakin dan melihat posisi di klasemen menang persaingannya sangat ketat,” terang mantan gelandang Aston Villa tersebut.

“Saya melihat jadwal yang bakal kami lalui. Saya menyebutnya sebagai Maret yang ‘gila’. Sebab, hasil pertandingannya bakal menentukan peluang kami. Kami bertanding melawan tim-tim rival. Kami harus menyikapinya sebagai liga mini dari lima klub. Saya yakin, 100 persen, kami tetap bisa bertahan. Namun, kami terlebih dahulu harus mampu memanfaatkan kesempatan,” tegas Reo-Coker.

Bahkan, Reo-Coker menampik anggapan publik jika pada Sabtu nanti Bolton bakal menjadi bulan-bulanan The Citizens yang mempunyai rekor kandang yang apik di sepanjang musim ini. “Tentu saja, laga lawan City sangat sulit. Posisi kami pun underdog. Tidak ada yang mengira kami bakal mendapatkan poin. Namun, justru itulah yang bisa menjadi pembakar semangat kami. Kami bisa saja mencuri poin ataupun meraih kemenangan. Yang jelas, kami tidak datang untuk mencari kekalahan,” tandasnya.

No comments:

Post a Comment