Friday, February 17, 2012

Drogba Tak Mau Bermimpi Buruk Kedua Kali

Chelsea
London: Kegagalan mengeksekusi penalti di final Piala Afrika 2012 menjadi mimpi buruk bagi Didier Drogba. Kapten dan striker andalan Timnas Pantai Gading itu gagal menunaikan tugasnya saat babak kedua memasuki menit ke-68. Tendangan bomber Chelsea itu melambung di atas mistar gawang Zambia. Andai berhasil, jalannya final bakal berjalan lain.

Karenanya, Drogba tak mau mendapat mimpi buruk kali kedua di akhir musim, yaitu kegagalan Chelsea meraih posisi empat besar alias tiket terakhir menuju Liga Champions. Kekalahan dari Everton pekan lalu membuat skuad asuhan Andre Villas-Boas terlempar ke peringkat kelima. Di sisa laga Chelsea harus bersaing dengan Arsenal dan Newcastle United menyusul hampir pastinya tiga besar dikuasai Manchester City, Manchester United, dan Tottenham Hotspur.

Tekad Drogba dilandasi dengan jejak rekam Chelsea sejak dirinya bergabung ke Stamford Bridge pada Juli 2004. Dalam tujuh musim terakhir, Chelsea tak pernah terlempar dari posisi dua besar kecuali di akhir musim 2008-09 dengan hanya meraih peringkat tiga besar. Nah, kiwari, Chelsea terancam tersingkir dari zona elite menyusul buruknya rapor Frank Lampard dkk.

“Bencana bagi kami jika di akhir musim gagal meraih posisi empat besar. Sejak saya bergabung Chelsea setidak-tidaknya selalu mampu menempati peringkat empat besar. Kami harus dapat meraih posisi tersebut. Sebab, Chelsea adalah klub besar. Saya akui jika di musim ini merupakan musim terberat sepanjang saya bergabung di Stamford Bridge,” tegas Drogba.

Drogba mengakui jika kesulitan yang dihadapi Chelsea di musim ini tidak terlepas dari pergantian manajer. “Tidak mudah bagi tim untuk menjalani musim dengan pergantian manajer. Lagipula, datang pemain baru yang harus beradaptasi. Saya tahu betul hal ini. Sebab, sepanjang karier saya di sini, Chelsea telah berganti manajer sebanyak enam kali!. Saya sama sekali tidak ada masalah dengan soal usia manajer (Villas-Boas sebaya dengan Drogba). Yang pasti, Anda harus menghormati posisi dan otoritasnya,” tandas Drogba.

0 comments:

Post a Comment