Arsenal
London: Marah besar. Itulah reaksi Arsene Wenger
menyikapi kekalahan memalukan, empat gol tanpa balas, yang dialami
Arsenal saat berkunjung ke San Siro Stadium, kandangnya AC Milan, di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (15/2). Walhasil, peluang The Gunners melaju ke perempat final praktis dapat dikatakan telah tertutup.
Murkanya Wenger terjadi ketika klub mengadakan sesi latihan di London Colney, Kamis (16/2) kemarin. Wenger mengancam tidak akan memberikan toleransi kepada para pemainnya andai performa buruk di Milan kembali terulang. Muncullah spekulasi jika di akhir musim, Wenger bakal merombak secara radikal komposis skuadnya.
Murkanya Wenger terjadi ketika klub mengadakan sesi latihan di London Colney, Kamis (16/2) kemarin. Wenger mengancam tidak akan memberikan toleransi kepada para pemainnya andai performa buruk di Milan kembali terulang. Muncullah spekulasi jika di akhir musim, Wenger bakal merombak secara radikal komposis skuadnya.
Dari sejumlah pemain yang diduga bakal dibukakan pintu keluar dari Emirates Stadium di musim panas mendatang adalah winger muda Theo Walcott. Di laga lawan Rossoneri, Walcott gagal memberikan kontribusi maksimal. Wenger pun menariknya keluar di saat jeda dan memainkan Thierry Henry.
Buruknya penampilan sejumlah pemain juga diakui mantan gelandang The Gunners asal Prancis, Emmanuel Petit. “Terang saja sejumlah pemain muda tidak cukup mampu membuktikan kemampuannya. Mereka tidak dapat membayar kepercayaan yang selama ini diberikan Arsene. Walcott dituntut memperbaikinya level penampilannya. Selama bertahun-tahun, perkembangannya berjalan di tempat,” tuding Petit.
Selain Walcott, sejumlah pemain lainnya yang diduga bakal didepak Wenger adalah Andrey Arshavin, Marouane Chamakh, Tomas Rosicky, dan Park Chu-Young. Bahkan, sampai saat ini pun, kapten kepercayaan Wenger Robin van Persie tak kunjung meneken kontrak baru. Untuk memperkuat timnya, Wenger disebut-sebut bakal tertarik memboyong Mario Gotze, Lukas Podolski, dan Eden Hazard. Ironisnya, Van Persie tak yakin jika itu mampu direalisasikan Wenger.

No comments:
Post a Comment