Tuesday, March 6, 2012

Balotelli Akui Pergi ke Klub Striptis

Manchester City
Manchester: Mario Balotelli harus membayar ulahnya keluyuran malam. Denda dua minggu 250 ribu pound atau Rp 3,1 miliar ditimpakan karena mengunjungi klub striptis di Liverpool, Jumat (2/3) atau kurang dari 36 jam sebelum Manchester City bertanding kontra Bolton Wanderers keesokan harinya.

Balotelli mampu menunjukkan ketajamannya dengan mengoleksi 14 gol di musim ini untuk semua kompetisi. Tetapi, striker berumur 21 tahun itu tetap tak mampu mengontrol tingkah polahnya yang kerap bikin berang manajer City Roberto Mancini.

Terakhir Mancini mengernyitkan mata setelah Balotelli tertangkap kamera wartawan meninggalkan sebuah klub penari telanjang. Mancini pun kemudian menyarankan agar Balotelli segera menikahi pacarnya sekarang, Raffaella Fico, agar kehidupannya lebih tertata (Baca: Balotelli Diminta Cepat Kawin).

Tapi Balotelli menolak advis tersebut. “Apakah saya memikirkan menikah? Terlalu dini buatku,” ujarnya. Balotelli menambahkan, menikah membutuhkan sosok wanita yang benar-benar tepat meski dia mengakui Raffaella merupakan pendamping terbaik untuknya sekarang ini dan bisa mengerti ketika dirinya berbuat keliru.

Bagaimana tanggapan Raffaella ketika Balotelli kedapatan mengunjungi klub penari telanjang? Balotelli tidak menjelaskan detail, namun ia menggambarkan dirinya akan marah jika kekasihnya itu pergi ke tempat serupa dengan teman-temannya. Ia memaparkan tidak melakukan sesuatu yang menyimpang di klub tersebut. Namun, “Saya mengaku salah pergi ke sana dua haru sebelum pertandingan. Mengenai denda? Saya belum tahu pasti. Saya harus berbicara dengan Mancini,” ia menambahkan.

Mancini boleh jadi semakin kecewa karena Raffaella setuju dengan Balotelli. “Terlalu dini untuk menikah. Kami masih sangat muda. Yang terpenting pertama yakni mapan dalam pekerjaan. Barulah kemudian. mengapa tidak?” ucap model dan aktris Italia berusia 23 tahun itu. “Buatku, dia bisa pergi klub jika tidak berpikir macam-macam. Pada akhirnya saya yakin dia akan kembali padaku.”

Ulahnya itu juga memicu kekecewaan pelatih Timnas Italia Cesare Prandelli yang kemudian memutuskan tidak memanggilnya untuk laga persahabatan melawan Amerika Serikat akhir bulan lalu. Balotelli sangat kecewa dengan keputusan Prandelli. Karena baginya, kostum Timnas Italia lebih berharga ketimbang Real Madrid atau Barcelona sekalipun.

“Saya meminta maaf karena sampai tidak bermain di Genoa—melawan AS. Terdapat kode etik dalam tim dan saya bisa menerima akan hal itu, walaupun saya merasa tidak layak menerimanya karena tidak melakukan kesalahan,” lanjutnya.

No comments:

Post a Comment