Manchester City
SportPoin, Manchester: Striker kontroversial
Manchester City asal Italia, Mario Balotelli, terancam mendapat hukuman
berat dari Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) terkait aksi injak kakinya
terhadap gelandang Arsenal Alexander Song ketika kedua tim bertemu di
laga big-match Liga Premier yang berlangsung di Emirates Stadium, Minggu
(8/4).
Prospek ancaman tersebut sangat tergantung dari apakah dalam pernyataannya kepada FA, wasit Martin Atkinson melihat atau sebaliknya tidak menyaksikan aksi kasar Balotelli tersebut. Saat itu, tindakan mantan striker Inter Milan itu luput dari pengamatan Atkinson.
Prospek ancaman tersebut sangat tergantung dari apakah dalam pernyataannya kepada FA, wasit Martin Atkinson melihat atau sebaliknya tidak menyaksikan aksi kasar Balotelli tersebut. Saat itu, tindakan mantan striker Inter Milan itu luput dari pengamatan Atkinson.
Jika Atkinson mengatakan dirinya tidak melihat insiden tersebut dan memberi konfirmasi bahwasanya ia akan serta merta mengeluarkan Balotelli jika melihat kejadian tersebut, maka FA akan bertindak retrospektif.
Balotelli, bomber Timnas Italia berusia 22 tahun, bakal diganjar skorsing tiga pertandingan menyusul kartu merah yang diterimanya di akhir pertandingan big-match tersebut. Rinciannya, satu partai disebabkan kartu merah itu sendiri dan dua partai berikutnya dikarenakan hukuman otomatis setelah Balotelli mendapat tiga kartu merah sepanjang musim ini.
Andaikata Balotelli benar-benar didakwa melakukan kekerasan atas aksi injak kakinya terhadap Song, maka penyerang berbandrol 24 juta euro tersebut berada dalam posisi yang tidak biasanya terjadi, yaitu dua kali dikeluarkan dalam pertandingan yang sama. Karenanya, sesuai dengan regulasi yang berlaku, Balotelli bakal mendapat sanksi tiga partai otomatis karena kartu merah langsung dan sanksi tambahan tiga laga yang disebabkan dirinya mendapat kartu merah keempat di sepanjang musim ini.
Artinya, Balotelli dapat diganjar sanksi sembilan pertandingan, yaitu hukuman tiga partai ditambah tambahan enam partai. Otomatis, Balotelli absen di enam partai premiership yang masih tersisa di musim ini dan tiga partai awal di musim depan. Hukuman tiga partai awal di musim depan tersebut baru efektif andaikata Balotelli masih tetap menjadi punggawa The Citizens. Meskipun mengaku bersalah dan meminta maaf atas ulahnya di laga lawan Arsenal, masa depan Balotelli di Etihad Stadium dapat dikatakan suram.
Saat kejadian injak kaki tersebut, dapat diketahui jika tidak ada satupun dari pengadil pertandingan, baik wasit Atkinson maupun hakim garis yang berada di sekitar area kejadian plus fourth official, Andre Marriner, yang melihat insiden tersebut. Atkinson pun tak meniup peluit tanda adanya pelanggaran. Atkinson baru menghentikan pertandingan guna memberikan kesempatan bagi tim medis Arsenal menolong Song.
Akan tetapi, Atkinson bisa saja mengaku melihat insiden tersebut namun tidak menyadari level kekerasannya. Dalam hal ini, FA, sesuai dengan aturan FIFA yang membatasi kemungkinan retrospektif, dapat mengambil kesimpulan jika insiden tersebut telah ditangani wasit pada saat itu juga. Artinya, Balotelli tidak akan mendapat skorsing tambahan enam pertandingan.

0 comments:
Post a Comment