Saturday, April 7, 2012

Oranje Tutup Pintu bagi Ruudtje

Timnas Belanda
Amsterdam: Musnah sudah kemungkinan bagi striker kawakan Ruud van Nistelrooy untuk kembali mengenakan kostum Timnas Belanda di ajang putaran final Piala Eropa 2012 yang akan berlangsung di Polandia, Juni-Juli mendatang. Pelatih Oranje Bert van Marwijk memberi konfirmasi jika nama Ruudtje, panggilan Nistelrooy, tidak akan tercantum dalam skuadnya.

Meskipun telah berusia lanjut, 35 tahun, sejatinya mantan bomber andalan Manchester United tersebut masih mempunyai peluang untuk bermain di Euro 2012. Sayangnya, di musim ini, Ruudtje kerap kali dicuekin pelatih Malaga Manuel Pellegrini. Artinya, Nistelrooy jarang mendapat kesempatan tampil sebagai starter. Dengan kontrak kerjanya yang bakal kedaluarsa di akhir musim ini, diperkirakan Ruudtje bakal gantung sepatu.

“Saya berniat memberi tahu Ruud soal keputusan tersebut lebih dini. (Sebab) Anda tidak dapat mengatakan keputusan tersebut kepada pemain sekalibernya ketika menjelang digelarnya turnamen tersebut, atau sekitar bulan Mei mendatang. Awalnya, kami sepakat bahwasanya ia masih tetap menjadi kandidat untuk dipanggil ke dalam skuad Euro 2012 sampai saya sendiri memberi informasi jadi tidaknya. Lalu, saya pun menghubunginya untuk memberi tahu soal putusan itu,” tegas Van Marwijk seperti yang dikutip Algemeen Dagblad.

Van Nistelrooy yang tercatat telah tampil memperkuat Belanda dalam 70 partai (caps) dan mendulang 35 gol itu mengakui jika dirinya tidak terkejut dengan keputusan Van Marwijk. Pasalnya, kiprah Ruudtje di kancah La Liga di musim ini jauh dari kata menggembirakan. Dari 17 kali partai Primera Division, Nistelrooy baru berhasil mencetak dua gol.

“Ia (Van Marwijk) menjelaskannya dengan sangat baik. Saya mengerti dan memahami putusannya saat ia mengatakan jika hal itu sudah selesai bagi saya. Saya sendiri telah memperkirakan hal itu sebelumnya. Sebab, saya tidak selalu tampil sebagai starter di Malaga,” aku Nistelrooy yang sempat menyatakan pensiun dari timnas pada 23 Januari 2007 menyusul pertikaiannya dengan pelatih timnas saat itu Marco van Basten.

“Van Marwijk memperlakukan saya dengan sangat baik. Ia selalu menyatakan sesuatunya dengan jelas dan tegas. Ia tahu jika saya tidak pernah menyerah untuk kembali bermain bersama timnas. Jadi, adalah hal yang baik pula ia memberi informasi soal keputusannya itu secara langsung kepada saya,” ujar Ruudtje yang terakhir kali dipanggil Van Marwijk di laga kualifikasi Euro 2012 menghadapi Hungaria di Amsterdam Arena, 29 Maret 2011.

0 comments:

Post a Comment