Saturday, May 26, 2012

Alonso Jadi Algojo Utama

Timnas Spanyol 
Gelandang Timnas Spanyol Xabi Alonso (kiri) berdampingan dengan David Villa di sela-sela peluncuran kostum Euro 2012 di Football Sport City, Las Rozas, Madrid, 10 November2011.







SportPoin, Madrid: Juara bertahan Timnas Spanyol mendapat pukulan berat menjelang bergulirnya putaran final Euro 2012 yang akan berlangsung di Polandia dan Ukraina, pada 8 Juni sampai 1 Juli mendatang. Skuad asuhan Vicente del Bosque itu dipastikan tidak dapat memainkan striker andalan sekaligus top skorer David Villa yang gagal memulihkan kondisinya pasca-cedera patah tibia di ajang Piala Dunia Antarklub, Desember 2011.

Di sisi lain, absennya bomber Barcelona berusia 30 tahun itu membawa berkah tersendiri bagi gelandang senior La Furia Roja dan jangkar lapangan tengah Real Madrid, Xabi Alonso. Pasalnya, mantan midfielder Liverpool yang juga telah berusia 30 tahun itu ditugaskan menjadi algojo atau eksekutor utama tendangan penalti.

Patokannya, sejak Del Boque mengambil alih jabatan pelatih timnas dari tangan Luis Aragones, Juli 2008, Alonso menjadi pemain kedua terbanyak yang mengambil alih tugas sebagai penendang tembakan 12 pas di bawah Villa. Tercatat Alonso telah menunaikan tugasnya sebagai algojo penalti sebanyak empat kali.

Dari empat kali kesempatan tersebut, Alonso sukses mencetak tiga gol, yaitu saat Spanyol unggul 2-1 dari Turki di kualifikasi PD 2010 Grup 5 yang berlangsung di Istanbul, 1 April 2009, mengalahkan Argentina dengan skor yang sama 2-1 di Vicente Calderon, 14 November 2009, dan ketika kalah 1-2 dari Italia di laga persahabatan yang berlangsung di San Nicola, Bari, 10 Agustus 2011. Alonso sekali gagal menunaikan tugasnya ketika La Furia Roja unggul tipis 1-0 dari Paraguay di babak perempat final PD 2010 yang berlangsung di Ellis Park Stadium, Johannesburg, 3 Juli 2010.

Tendangan penalti menjadi salah satu isu bagi Timnas Spanyol semenjak ditangani Del Bosque. Sampai sejauh ini, tercatat 16 kali kesempatan yang didapat La Furia Roja—kali pertama didapat di laga kualifikasi PD 2010 Grup 5 menghadapi Bosnia-Herzegovina di Murcia, 6 September 2008. Hasilnya?

Spanyol hanya mampu mulus mengeksekusi tendangan 12 pas sebanyak sembilan kali (56 persen). Bahkan, dari tujuh penalti terakhir, La Furia Roja hanya mampu mencetak empat gol. Yang unik, Villa punya rekor terburuk menyusul lima kali kegagalannya mengambil tendangan penalti dari 13 kali kesempatan.

0 comments:

Post a Comment