Wednesday, May 30, 2012

Guardiola Minta Bertemu Abramovich

Chelsea
FC Barcelona's coach Pep Guardiola gives a press conference at Camp Nou stadium in Barcelona on April 20, 2012, on the eve of the Spanish League "El clasico" football match Real Madrid vs Barcelona.







SportPoin, London: Kesempatan emas bagi Chelsea untuk mendapatkan manajer top sekaliber Pep Guardiola. Pelatih termuda sepanjang sejarah yang berhasil menggondol gelar paling prestisius di kancah Eropa, Liga Champions, itu diklaim memberikan sinyal bersedia duduk di meja perundingan dengan The Blues.

Seperti yang diketahui, sejak lama owner Chelsea Roman Abramovich mengidolakan mantan gelandang Barcelona di era 1990-2001 itu. Pasalnya, selain mengedepankan filosofi permainan yang selalu menyerang dan menghibur, Guardiola pun terbukti sukses dalam mengantarkan kemenangan. Selama empat musim tinggal di Camp Nou, Guardiola tercatat mengantarkan 14 gelar, prestasi langka bagi seorang pelatih Barca.

Karenanya, setelah memecat Andre Villas-Boas pada Maret lalu, Abramovich menggerakkan staf khususnya untuk mendekati Guardiola yang saat itu dikabarkan hendak meninggalkan Barca. Sayang, dua kali langkah pendekatan yang dilakukan Chelsea, dua kali pula Guardiola menampiknya.

Namun, kesabaran Abramovich akhirnya membuahkan hasil yang manis. Pintu untuk memboyong Guardiola ke Stamford Bridge mulai terbuka seiring dengan pernyataannya menjelang final Copa del Rey (Baca: Guardiola Menanti Rayuan yang Menggoda).

Nah, menurut sumber, Guardiola diam-diam telah bertemu dengan utusan Abramovich di Spanyol, Senin (28/5) lalu. Dalam pertemuan tersebut, Chelsea belum mendapatkan sinyal positif. Pasalnya, Guardiola menuntut ingin bertemu langsung dengan Abramovich sebelum membuat keputusan menerima lamaran atau menolak pinangan Chelsea.

Bisik-bisik, Abramovich telah menyodorkan kontrak gaji bersih senilai 11 juta pound atau sekitar Rp 160 miliar per musim. Hebatnya, Abramovich tidak akan menuntut Guardiola mengantarkan gelar bagi Chelsea dalam dua musim pertamanya. Abramovich menginginkan Guardiola terlebih dahulu merombak dan menyusun skuad yang kompetitif. Kabar ini tentunya kian mengaburkan masa depan caretaker tim Roberto Di Matteo.

0 comments:

Post a Comment