Moto GP
SportPoin, Paris: Akhir pekan lalu Jorge Lorenzo menunjukkan
kelihaiannya melaju di lintasan basah. Siapa kira kalau pebalap Yamaha
itu dulu sempat amat tidak menyukai balapan dalam kondisi basah.
Lorenzo, yang melakoni debut grand prix pada tahun 2002 dengan memasuki kelas 125cc, pada awalnya selalu menuai hasil burul di dalam balapan basah.
Pebalap 25 tahun asal Spanyol tersebut bahkan dicatat baru berhasil naik podium dalam balapan basah saat finis pada posisi tiga di MotoGP Indianapolis tahun 2008.
Tiga tahun berselang, tahun 2011, lantas menandai pertama kalinya Lorenzo meraih kemenangan di dalam balapan basah. Ketika itu ia menjadi pebalap tercepat di Jerez.
Lorenzo, yang melakoni debut grand prix pada tahun 2002 dengan memasuki kelas 125cc, pada awalnya selalu menuai hasil burul di dalam balapan basah.
Pebalap 25 tahun asal Spanyol tersebut bahkan dicatat baru berhasil naik podium dalam balapan basah saat finis pada posisi tiga di MotoGP Indianapolis tahun 2008.
Tiga tahun berselang, tahun 2011, lantas menandai pertama kalinya Lorenzo meraih kemenangan di dalam balapan basah. Ketika itu ia menjadi pebalap tercepat di Jerez.
Pada akhir pekan lalu
kemenangan kembali ia raih dalam kondisi basah di MotoGP Prancis. Ini
disebut sebagai kali pertama Lorenzo menang dalam kondisi lintasan yang
benar-benar basah kuyup. Kemenangan itu sendiri ia raih dengan sungguh
meyakinkan sehingga terpaut nyaris sepuluh detik dengan pebalap di
belakangnya.
Nah, menilik performa di Le Mans tersebut siapa kira
kalau ada masanya Lorenzo pernah membenci melaju dalam balapan basah.
"Aku dulu sangat tidak suka balapan di tengah hujan. Saat aku masih
lebih muda, aku sangat takut balapan ketika hujan karena 90% aku
biasanya akan jatuh," aku Lorenzo di Crash.
Ketakutan
tersebut rupanya tidak bikin nyali Lorenzo ciut. Ia justru terpacu untuk
mengasah kemampuan di tengah hujan sehingga kini jauh lebih mumpuni
saat harus "basah-basahan" di lintasan.
"Setelah empat atau lima
tahun berlalu, aku bilang kepada diriku sendiri, 'Oke, aku harus
meningkatkan balapanku dalam kondisi basah'. Jadi aku ke lintasan
go-kart dengan sepeda kecil, membasahi lintasannya dan terus-menerus
berlatih keras sampai kondisi basah terasa normal buatku."
"Aku
akhirnya mendapatkan triknya. Aku pun jadi lebih cepat. Lebih konsisten.
Tidak terlalu banyak ambil risiko. Kini sudah beberapa tahun berlalu
sejak aku melakukan latihan itu, tapi aku tetap memiliki skill-nya dan
aku sekarang cukup kompetitif dalam hujan," analisis Lorenzo.

0 comments:
Post a Comment