Tuesday, May 22, 2012

"Sudah Takdir Chelsea Jadi Juara"

Liga Champions
Gelandang Barcelona Cesc Fabregas memakai perban karena cedera di semifinal Copa del Rey melawan Valencia di Mestalla Stadium, 1 Februari 2012.







SportPoin, Barcelona: Sebagian kalangan menilai Chelsea tak pantas menjadi jawara Eropa dengan memenangi gelar Liga Champions musim 2011-2012 usai mengalahkan tim yang lebih difavoritkan Bayern Muenchen lewat adu penalti di Allianz Arena, Sabtu (19/5) lalu.

Pasalnya, penampilan anak-anak asuhan Roberto Di Matteo dinilai lebih mementingkan hasil. Bukti nyata, ketika Chelsea tampil ultra-defensif di dua laga (leg) babak semifinal menghadapi juara bertahan Barcelona. Meski tak lagi “memarkir bus” di depan kotak penalti, di laga lawan Muenchen pun, utamanya di babak pertama, Frank Lampard dkk keteteran menghadapi tekanan bertubi-tubi yang dilakukan Arjen Robben dkk.

Namun, tak sepantasnya publik merasa iri dengan keberhasilan klub yang dimiliki juragan kaya asal Rusia, Roman Abramovich, tersebut. Sebab, menurut gelandang Barcelona dan mantan kapten Arsenal, Francesc “Cesc” Fabregas, tahun ini memang miliknya Chelsea. Dengan kata lain, Fabregas meyakini jika sudah dari sononya alias takdir jika The Blues menjadi juara Eropa di musim ini.

“Publik menilai mereka (Chelsea) tidak pantas mendapatkannya (meraih gelar juara). Tapi, jika tahun ini milik Anda, ya sudah memang jadi milik Anda. Sama halnya ketika Andres Iniesta mencetak gol ke gawang Chelsea di menit-menit terakhir (leg kedua semifinal musim 2008-2009) di Stamford Bridge, tahun dimana kami (Barca) meraih treble winners,” ujar Fabregas.

Karena itu pula, Fabregas pun mengakui jika takdir pulalah yang membuat Manchester United mampu meraih tiga gelar alias treble winners di musim 1998-1999. “Atau tahun dimana United (MU) merebut treble ketika Peter Schmeichel menggagalkan tendangan penalti Dennis Bergkamp di detik-detik terakhir semifinal FA Cup 1999,” terang Fabregas.

Jadi? “Chelsea mempunyai dewi fortuna alias faktor keberuntungan, sesuatu yang dibutuhkan tim-tim yang meraih gelar juara. Karena itu, kita hanya bisa mengucapkan selamat kepada mereka,” tegas Fabregas yang menilai jika di musim depan tim-tim Liga Premier bakal kembali menjadi batu sandungan. “Lima atau enam tim premiership dapat mengalahkan tim manapun. Musim depan, mereka bakal tambah kuat.”

No comments:

Post a Comment