Timnas Italia
Raut bos Manchester City Roberto Mancini saat tim asuhannya dikalahkan
Napoli 1-2 pada partai lanjutan Grup A Liga Champions di San Paolo,
Naples, 22 November 2011.
SportPoin, Manchester: Boleh jadi Roberto Mancini
bakal menghadapi dilema antara menangani Timnas Italia atau meneken
kontrak baru bersama Manchester City apabila Cesare Prandelli memutuskan
meninggalkan Gli Azzurri seusai berlangsungnya putaran final Euro 2012 yang berlangsung di Polandia-Ukraina, 8 Juni sampai 1 Juli.
Meskipun telah melakukan pembicaraan dengan owner klub Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan di Abu Dhabi, Mei lalyu, terkait proposal perpanjangan kontraknya di Etihad Stadium yang tinggal tersisa satu musim, Mancini belum membubuhkan tanda tangannya dalam kontrak baru. Pada Desember 2011, Mancini meminta klub untuk menunggu keputusannya sampai musim panas dengan maksud tidak mengganggu kinerja The Citizens di paruh kedua musim lalu.
Kesuksesan Mancini, 47 tahun, mengantarkan City menjadi juara Liga Premier di musim 2011-2012 ditambah tiga gelar scudetto bersama Inter Milan, diam-diam memikat hati sejumlah petinggi Federasi Sepakbola Italia (FIGC). Karenanya, Mancini muncul sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan Prandelli andaikata Italia gagal meraih kesuksesan di Euro 2012.
Sejatinya, tinggal formalitas belaka penandatanganan kontrak baru Mancini, namun prospek menangani Timnas Italia di Piala Dunia (PD) 2014 di Brasil boleh jadi bakal menggoda Mancini. Di lain pihak, Prandelli, 54 tahun, diklaim mulai frustasi dengan peranannya menangani tim di level internasional. Sejumlah sumber mengklaim jika Gli Azzurri tampil buruk di Polandia-Ukraina, perceraian antara Prandelli dan FIGC tinggal menunggu waktu.
Pada Mei lalu, Prandelli sempat menampik spekulasi terkait masa depannya bersama timnas. “Saya mempunyai kontrak dengan federasi sampai 2014. Saya berkeinginan untuk menghormatinya meskipun saya tahu betul bahwasanya semua pelatih, bahkan timnas, selalu dikaitkan dengan hasil di lapangan,” ujar Prandelli.
Sementara itu, Mancini sendiri pernah mengaku berambisi dalam kariernya sebagai pelatih, menangani timnas merupakan salah satu ambisinya. Namun, dengan adanya tantangan City di Liga Champions, kompetisi yang belum pernah ia menangi, Mancini menghadapi pilihan sulit jika dirinya ditawarkan jabatan pelatih timnas dengan asumsi Prandelli lengser. Akan tetapi, menangani negaranya sendiri di ajang PD boleh jadi bakal membuat Mancini tergoda.

0 comments:
Post a Comment