Tottenham Hotspur
Malaga's midfielder Santiago Cazorla celebrates after scoring a goal
during the Spanish league football match Real Madrid vs Malaga at the
Santiago Barnabeu stadium in Madrid on March 18, 2012. The match ended
0-0 draw.
SportPoin, London: Tidak akan mundur satu sen pun
dari bandrol yang telah ditetapkan. Itulah tekad bulat Tottenham Hotspur
menyikapi proses penjualan pemain bintangnya asal Kroasia, Luka Modric.
Hal itu diungkapkan bos Spurs Andre Villas-Boas. Walhasil, Real Madrid
dan Manchester United, harus merogoh kocek kas klub sebesar 35 juta
pound untuk mendapatkan tanda tangan Modric.
Mengantisipasi kepergian Modric dari White Hart Lane, diam-diam Spurs telah membidik calon pengganti, yaitu gelandang serang Timnas Spanyol yang bermain bersama Malaga, Santi Cazorla. Adalah Cazorla, 27 tahun, yang mengukir rekor sebagai pemain termahal dalam sejarah transfer Malaga, yaitu sebesar 22 juta euro saat ditransfer dari Villarreal pada 26 Juli 2011.
Spurs, saat itu masih ditangani Harry Redknapp, menjadi salah satu tim yang melontarkan ketertarikannya pada Cazorla di bursa transfer musim panas lalu, sebelum akhirnya resmi diakuisisi The Yellow Submarine. Menurut AS, Tottenham serius melakukan pendekatan pada Cazorla dan bersedia membayar gajinya (bersih) sebesar 2,5 juta euro per musim.
Pemain yang telah memperkuat La Furia Roja sejak 2008 ini menjadi salah satu figur pemain senior dalam skuad yang diasuh Manuel Pellegrini. Adalah Cazorla pula—bersama Ruud van Nistelrooy, Joris Mathijsen, dan Solomon Rondon—yang baru-baru ini melaporkan keterlambatan pembayaran gaji para pemain Malaga kepada Asosiasi Pesepakbola Spanyol

No comments:
Post a Comment