Manchester United
Striker MU Dimitar Berbatov menciptakan hat-trick ketika menghadapi
Wigan Athletic pada partai lanjutan Liga Premier di Old Trafford, 26
Desember 2011.
SportPoin, London: Kemarin, Rabu (29/8), atau dua
hari sebelum bursa transfer musim panas ini ditutup, menjadi hari yang
aneh bagi bomber kawakan Bulgaria yang sempat ditakuti di Eropa: Dimitar
Berbatov. Seiring dengan lampu hijau yang diberikan Manchester United
dan Sir Alex Ferguson, sejumlah klub mengadakan kontak dengan striker
berusia 31 tahun itu.
Adalah Fiorentina yang pertama kali mengklaim telah mendapatkan kesepakatan verbal dengan mantan striker Tottenham Hotspur tersebut. Walhasil, kemarin pagi, Berbatov pun bersiap terbang ke Italia guna menjalani prosedur wajib: tes medis. Kabarnya, saat itu Berbatov bersedia hanya dibayar 1,5 juta pound per musim atau kurang dari sepertiga dari besaran gaji yang diterimanya di Old Trafford.
Saat menunggu pesawat di Muenchen, Berbatov menerima hubungan telepon dari representatif Juventus. Dalam pembicaraan tersebut, Bianconeri menyodorkan gaji sebesar 4,5 juta pound per tahun atau kurang 500 ribu pound ketimbang gajinya bersama MU. Berbatov pun tertarik berlabuh ke Turin.
Menariknya, saat hendak menukar tiket dan mengubah jalur penerbangan, untuk kali kedua Berbatov mendapat sambungan telepon. Kali ini, mantan mentornya di Spurs, Martin Jol, membujuk Berba untuk tetap bermain di kancah Liga Premier Inggris dan mendarat di Craven Cottage, London, markasnya Fulham, klub yang diasuh Jol sejak musim lalu. Jol diklaim menyodorkan tawaran gaji sebesar 4 juta pound per musim.
Langkah yang dilakukan Jol tak terlepas dari dilegonya gelandang serang asal Belgia, Moussa Dembele ke Tottenham Hotspur. Jol pun masih memikirkan masa depan striker asal Amerika Serikat, Clint Dempsey, yang ditaksir Liverpool. Itulah sebabnya, meski gaji Berba terbilang tinggi, Fulham mau menyodorkan tawaran kongkret.
Seperti yang diakui General Manager Juve, Giuseppe Marotta, Fulham menjadi klub yang berada di pole position untuk mendapatkan tanda tangan Berbatov. Menurut Marotta, Berbatov tidak menampik tawaran Juve. Namun, “Ia (Berbatov) mengatakan lebih suka tetap tinggal di Inggris karena alasan keluarga. Hal itu bukanlah penolakan,” klaim Marotta.
Berubahnya haluan Berbatov membuat La Viola marah bukan kepalang. Tak tanggung-tanggung, seperti yang dilansir di laman resmi klub, Fiorentina menilai Berbatov tak pantas menjadi punggawa klub. “Saat ini, kami gembira ia (Berbatov) batal datang ke Fiorentina. Sebab, ia tidak berharga bagi kota kami dan tidak pantas mengenakan kostum klub kami.”
Dengan kedatangan Robin van Persie, tidak ada pilihan lain bagi MU dan Ferguson untuk “menendang” Berbatov keluar dari Old Trafford. Sebab, jika dibiarkan tetap tinggal, Berbatov bakal hengkang dengan cuma-cuma di akhir musim depan. Padahal, selama semusim MU harus membayar 5 juta pound untuk gajinya.
Jadi, jelang bursa ditutup MU mempersilakan klub-klub yang berminat untuk melakukan “transaksi” dengan Berbatov. Setan Merah pun ikhlas fee transfer Berbatov hanya bernilai 3 juta pound atau 10 persen dari bandrol semula.

No comments:
Post a Comment