Play-off Liga Champions 2012-2013
SportPoin, Muenchengladbach: Untuk kali pertama
dalam 34 tahun terakhir, Borussia Muenchengladbach berkesempatan kembali
berkiprah di kancah kompetisi antarklub paling bergengsi di Benua
Eropa: Liga Champions. Setelah berhasil menempati peringkat keempat di
kompetisi Bundesliga musim lalu, Die Fohlen, julukan Borussia, berhak meraih tiket melaju ke babak play-off atau fase terakhir sebelum bertanding di babak penyisihan grup.
Sesuai dengan hasil undian yang digelar UEFA pada 10 Agustus lalu, Borussia bakal berhadapan dengan klub elite Liga Premier Ukraina, Dynamo Kyiv. Di leg pertama, Selasa (21/8), bertempat di Borussia-Park, Borussia bertindak sebagai tuan rumah dan bakal berkunjung ke Olympic Stadium, Kiev, Rabu (29/8).
Melihat catatan sejarah, kedua tim baru satu kali bertemu di kancah Eropa, yaitu pada semifinal European Cup (nama resmi kompetisi sebelum berganti menjadi Liga Champions) musim 1976-1977. Di leg pertama yang berlangsung di Kiev, gol dari Volodymyr Onyschenko mengantarkan kemenangan 1-0 bagi Dynamo. Namun, di leg kedua, Borussia mampu memutarbalikkan keadaan dan unggul 2-0 lewat gol penalti Rainer Bonhof dan tembakan Hans-Jurgen Wittkamp. Sayangnya, di babak final Borussia tak berdaya menghadapi keganasan Liverpool yang unggul 3-1.
Menjelang laga krusial tersebut, Borussia kehilangan top skorernya di musim lalu, gelandang serang Timnas Jerman Marco Reus yang bergabung dengan Borussia Dortmund. Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Reus, pelatih Die Fohlen, Lucien Favre, memboyong bomber muda FC Twente, Luuk de Jong. Selain itu, Favre pun merekrut gelandang muda Timnas Swiss dari FC Basel, Granit Xhaka. Di bawah mistar gawang, Borussia bakal mengandalkan kiper muda yang baru saja dipanggil Joachim Loew memperkuat Die Mannschaft, Marc-Andre ter Stegen.
Di lain pihak, di musim panas ini, Kyiv yang diarsiteki Yuri Semin juga melakukan sejumlah perubahan dalam komposisi skudahnya. Empat pemain baru diboyong ke Olympic Stadium, yaitu striker Marco Ruben dari Villarreal, gelandang Kroasia Niko Kranjcar dari Tottenham Hotspur, midfielder Timnas Portugal Miguel Veloso dari Genoa, dan defender senior Nigeria Taye Taiwo yang dipinjam dari AC Milan.
Menengok ke belakang, catatan Kyiv bertemu dengan klub Jerman di kancah Eropa terbilang buruk saat melakukan partai tandang (away), yaitu tiga kali menang, dua kali imbang, dan delapan kali menelan kekalahan. Dari tiga kali kemenangan tersebut, hasil fantastis yang pernah diraih Kyiv adalah dengan unggul 1-0 di kandang Bayern Muenchen. Ditambah keunggulan 2-0 di kandang sendiri, Kyiv sukses merengkuh Piala Super UEFA 1975.

0 comments:
Post a Comment