AC Milan
Ekspresi kekecewaan gelandang serang Real Madrid asal Brasil, Kaka, di
laga lawan Levante yang digelar di Ciudad de Valencia Stadium, 18
September 2011. Madrid kalah 0-1.
SportPoin, Milan: Real Madrid akhirnya sukses
mendatangkan playmaker jempolan asal Kroasia, Luka Modric. Untuk membeli
hak kepemilikan pemain berusia 26 tahun itu, Los Blancos harus merogoh kocek klub tak kurang dari 35 juta euro sebagai fee transfer pokok dan bersiap menguras tujuh (7) juta euro sebagai add-ons.
Kedatangan Modric ke Santiago Bernabeu, kian mengencangkan spekulasi kepindahan bintang asal Brasil, Ricardo Kaka. Jauh-jauh hari, Jose Mourinho memberikan sinyal tidak akan menghalangi niat Kaka untuk berganti klub. Isu hengkangnya Kaka kian membesar seiring dengan keputusan Mourinho mencoretnya dari daftar skuad Madrid yang bertanding di leg pertama Piala Super Spanyol melawan Barcelona di Camp Nou, Kamis (23/8), dan di pekan kedua La Liga menghadapi Getafe, Minggu (26/8). Sebelumnya, di jornada perdana, Kaka “dicuekin” Mourinho saat Madrid ditahan imbang Valencia.
Adalah AC Milan berkenan mendatangkan kembali Kaka ke San Siro. Hal itu ditunjukkan dengan kehadiran Wakil Presiden Rossoneri Adriano Galliani di New York, saat kedua klub bertanding dalam laga pramusim bertajuk World Football Challenge di Yankee Stadium, 8 Agustus lalu. Namun, saat itu, pertemuan antara Galliani dan Presiden Madrid Florentino Perez belum menghasilkan sesuatu yang kongkret.
Setelah melego dua pemain bintangnya, Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva, manajemen Milan mendapat desakan keras dari para pendukungnya untuk merekrut pemain bintang. Di mata Galliani, kehadiran Kaka setidaknya bisa meredam protes fans Rossoneri. Apalagi, setelah di laga perdana menjamu Sampdoria, Milan tumbang 0-1.
Namun, di tengah-tengah kesediaan Kaka memotong besaran gajinya, Galliani justru memberikan sinyal negatif. Dalam pandangan Galliani, Milan nyaris tak mungkin untuk kembali merekrut pemain bernama lengkap Ricardo Izecson dos Santos Leite itu. Pasalnya, faktor pajak dalam proses transfer dan pembayaran gaji Kaka sangat berpotensi mengganggu keseimbangan finansial klub.
Isunya, Milan meminta bantuan konsultan finansial terkemuka di Eropa untuk menganalisis kerugian yang dapat timbul dari transfer Kaka. Hasilnya, Milan mendapat kabar negatif. “Problem pajak? Ya, memang semua itu benar adanya,” tegas Galliani seperti yang dikatakannya kepada Milan Channel. “Kami meminta opini para akuntan pajak. Hasilnya, mereka mengatakan (transfer Kaka) terlalu berisiko,” imbuhnya.
Sebagai opsi alternatif jika deal Kaka benar-benar gagal direalisasikan, Milan disebut-sebut mengalihkan perhatiannya pada striker muda Caen dan Timnas Prancis U-21, M’Baye Niang. Bandrol pemain yang baru berusia 17 tahun ini sangat murah, yaitu sekitar 2,5 juta euro. Kabarnya, Galliani sendiri terbang ke Prancis untuk melakukan negosiasi dengan pengacara klub dan agen Niang, Oscar Damiani.

0 comments:
Post a Comment