Zenit St. Petersburg
SportPoin, Moskow: Klub Rusia, Zenit Saint
Petersburg membuat heboh dengan mendatangkan dua bintang, Hulk dan Axel
Witsel. Ini adalah bagian ambisi Zenit menjadi tim yang menakutkan di
Eropa. Pasalnya dana yang mereka gelontorkan untuk mendatangkan Hulk dan
Witsel terbilang sangat besar. Hulk dihargai 55 juta euro sedangkan
Witsel 40 juta euro.
Namun gelontoran uang besar tersebut belum
mampu membuat Zenit berbicara banyak di tingkat kompetisi Eropa. Zenit
tersingkir dari Liga Champions karena gagal bersaing dengan Malaga dan
AC Milan yang menempati urutan satu dan dua. Klub yang diasuh oleh
Luciano Spaletti ini hanya menang atas Anderlecht yang berada di urutan
paling bawah.
Hulk mengakui kegagalan timnya. Menurutnya, Liga
Champions adalah kompetisi dengan persaingan cukup ketat. "Klub harus
tampil baik di Liga Champions dan sayangnya kami tidak melakukan musim
ini," kata penyerang asal Brasil tersebut. Hulk optimistis dengan skuat
yang ada sekarang, Zenit akan lebih baik lagi pada musim mendatang.
"Anda
akan merasakan tekanan tinggi apabila Anda didatangkan dengan harga 40
juta (euro). Namu saya tidak merasakan tekanan, saya tenang dan rileks.
Saya pasti mengeluarkan semua kemampuan di atas lapangan," kata Witsel.
Bersama Hulk, Witsel didatangkan pada September lalu. Waktu yang
terbilang singkat untuk beradaptasi dengan klub baru.
Terkait
panggilannya, Hulk mengaku hal tersebut berawal saat dirinya masih
kecil. "Waktu saya masih kecil selalu menyaksikan serial Hulk di
televisi, saya selalu bercerita kepada ayah kalau saya ingin bisa kuat
seperti Hulk. Sejak saat itu dia pun selalu mamanggil saya Hulk," ungkap
pemain bernama lengkap Givanildo Vieira de Souza.

0 comments:
Post a Comment