Liga Premier
Sportpoin, London: Beberapa klub Liga Premier
kini tengah bermasalah dengan para suporternya menyangkut penetapan
harga tiket yang melambung tinggi. Hal ini akhirnya membuat Federasi
Suporter Sepak Bola Inggris (FSF) mengadakan sebuah kampanye yang
dirancang untuk memprotes harga tiket yang dipatok cukup tinggi oleh
beberapa klub Inggris.
Kampanye yang diberi nama 'The Score Campaign'
ini bakal dimulai di Manchester pada Kamis (24/1/13). Kampanye ini akan
menargetkan batasan harga tiket tandang sebesar 20 pound atau hampir
sebesar 301 ribu rupiah.
Kampanye diadakan menyusul adanya
tindakan protes yang dilancarkan oleh suporter Manchester City yang
mengembalikan 900 tiket saat klub kesayangan mereka tersebut bertandang
ke Emirates Stadium untuk menghadapi Arsenal. Suporter City menolak
tiket yang dianggap terlalu tinggi 62 pound atau sebesar 955 ribu
rupiah.
Wakil Pimpinan FSF Martin O'Hara mengungkapkan apabila
kampanye diambil atas kerugian suporter yang harus pergi dari kota
mereka untuk mendukung tim kesayangan mereka. “Kepada para suporter yang
mengikuti tim kesayangannya berlaga merupakan sebuah pengorbanan yang
besar. Tanpa mereka, atmosfer pertandingan akan mati dan sepak bola
kehilangan sesuatu yang spesial,” ujar O'Hara.
“Suporter yang
pergi mengorbankan waktu dan uang mereka untuk mendukung timnya, dan
mereka sudah sepantasnya dihargai,” O’Hara menegaskan. “Kami (FSF)
percaya apabila tiket untuk pendukung tim lawan seharusnya seharga 20
pound. Hal ini akan membuat sepak bola lebih terjangkau. Target kampanye
'The Score Campaign' ini adalah membuat hal itu menjadi kenyataan,” O'Hara menjelaskan.

No comments:
Post a Comment