Sunday, February 24, 2013

Benamkan QPR, MU Kian Kokoh di Puncak Klasemen

Pekan Ke-27 Liga Premier
SportPoin, London: Queens Park Rangers semakin terpuruk di dasar klasemen sementara Liga Premier setelah dikalahkan Manchester United dengan skor 2-0 (1-0) di laga lanjutan Liga Premier pekan ke-27, Sabtu (23/2/13) sore waktu setempat, di Loftus Road. Sementara untuk MU, hasil ini berhasil memperkokoh posisinya di puncak klasemen sementara Liga Premier dengan 68 poin, dan memperlebar selisih poin dengan Manchester City menjadi 15 poin. Sedangkan QPR masih belum bisa menambah poin tak mampu beranjak dari peringkat 20 dengan 17 poin.


MU berhasil mengawali keunggulannya lewat gol pemain belakangnya, yakni Rafael Da Silva. Disusul gol Ryan Giggs di babak kedua.

Awalnya, tuan rumah berhasil mendominasi pertandingan di 10 menit babak pertama. Namun, QPR masih belum bisa membongkar kokohnya tembok pertahanan MU, yang dijaga Nemanja Vidic, Rio Ferdinand, Rafael, dan Patrice Evra. Sementara MU masih belum mendapatkan permainan terbaiknya dan terus mencoba untuk membangun serangannya.
Setelah menemukan irama permainan, MU berhasil mendapatkan peluang emas pertama di menit ke-15, setelah umpan dari Ashley Young disundul Javier 'Chicharito' Hernandez. Namun, sundulan Chicharito masih bisa ditepis kiper QPR, Julio Cesar, dengan sempurna.

Setelah beberapa kali mendapat peluang, MU berhasil membobol gawang QPR di menit ke-23, yang di cetak Rafael. Rafael berhasil mencetak gol untuk MU setelah memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Robin Van Persie yang diblok Julio Cesar. Bola jatuh ke kaki Rafael, dan langsung melontarkan tendangan keras dari luar kotak penalti. 1-0 untuk MU.

Walau telah unggul satu gol, MU tak mengendurkan serangannya. Wal hasil, di menit 36, MU hampir menggandakan keunggulannya lewat tendangan voli Van Persie. Namun, Cesar kembali mementahkan peluang emas MU. Lima menit berselang Mu kembali mendapat peluang, ketika tendangan bebas Ryan Giggs disambar Nemanja Vidic. Sayangnya, bola masih melebar ke sisi kanan gawang Cesar.
Akan tetapi, hingga babak pertama usai, kedua tim tak mampu mengubah kedudukan, dan membuat MU tetap unggul satu gol hingga babak pertama usai.

Setelah jeda turun minum, QPR mencoba bangkit dan mencoba menekan MU. Sementara MU mencoba untuk bermain lebih taktis melalui operan-operan pendek. Strategi ini terbukti efektif, dan membuat MU kembali mendominasi pertandinga di babak kedua.

Setelah 34 menit bermain tanpa gol di babak kedua, MU berhasil menggandakan keunggulannya, tepatnya pada menit ke-79. Gol kedua berhasil dicetak oleh pemain veteran MU, Giggsy, sapaan Giggs. Mendapat soloran dari Danny Welbeck, Giggs yang lolos dari jebakan offside dengan tenang menceploskan bola ke kiri gawang Cesar.

keunggulan dua gol tak membuat MU menurunkan intensitas serangannya kepada QPR. Satu menit berselang dari gol Giggs, MU kembali mendapat peluang dari tendangan Nani di menit 80. Sayangnya, bola tendangan Nani jauh melambung.

Tertinggal dua gol tidak membuat Loic Remy dan kawan-kawannya menyerah begitu saja. The Hoops, julukan untuk QPR, mencoba untuk menjebol pertahanan 'Setan Merah'. QPR akhirnya hanya bisa meraih peluang di menit 89, melalui sundulan Christopher Samba yang menerima umpan lambung Adel Taarabt.
Waktu yang tersisa empat menit tak mampu dimaksimalkan kedua tim, dan membuat pertandingan berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan MU.

No comments:

Post a Comment