Pekan Ke-27 Liga Premier
SportPoin, London: Queens Park Rangers semakin
terpuruk di dasar klasemen sementara Liga Premier setelah dikalahkan
Manchester United dengan skor 2-0 (1-0) di laga lanjutan Liga Premier
pekan ke-27, Sabtu (23/2/13) sore waktu setempat, di Loftus Road.
Sementara untuk MU, hasil ini berhasil memperkokoh posisinya di puncak
klasemen sementara Liga Premier dengan 68 poin, dan memperlebar selisih
poin dengan Manchester City menjadi 15 poin. Sedangkan QPR masih belum
bisa menambah poin tak mampu beranjak dari peringkat 20 dengan 17 poin.
MU berhasil mengawali keunggulannya lewat gol pemain belakangnya, yakni Rafael Da Silva. Disusul gol Ryan Giggs di babak kedua.
Awalnya,
tuan rumah berhasil mendominasi pertandingan di 10 menit babak pertama.
Namun, QPR masih belum bisa membongkar kokohnya tembok pertahanan MU,
yang dijaga Nemanja Vidic, Rio Ferdinand, Rafael, dan Patrice Evra.
Sementara MU masih belum mendapatkan permainan terbaiknya dan terus
mencoba untuk membangun serangannya.
Setelah menemukan irama
permainan, MU berhasil mendapatkan peluang emas pertama di menit ke-15,
setelah umpan dari Ashley Young disundul Javier 'Chicharito' Hernandez.
Namun, sundulan Chicharito masih bisa ditepis kiper QPR, Julio Cesar,
dengan sempurna.
Setelah beberapa kali mendapat peluang, MU berhasil membobol gawang QPR di menit ke-23, yang di cetak Rafael. Rafael berhasil mencetak gol untuk MU setelah memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Robin Van Persie yang diblok Julio Cesar. Bola jatuh ke kaki Rafael, dan langsung melontarkan tendangan keras dari luar kotak penalti. 1-0 untuk MU.
Setelah beberapa kali mendapat peluang, MU berhasil membobol gawang QPR di menit ke-23, yang di cetak Rafael. Rafael berhasil mencetak gol untuk MU setelah memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Robin Van Persie yang diblok Julio Cesar. Bola jatuh ke kaki Rafael, dan langsung melontarkan tendangan keras dari luar kotak penalti. 1-0 untuk MU.
Walau telah unggul satu gol, MU tak
mengendurkan serangannya. Wal hasil, di menit 36, MU hampir menggandakan
keunggulannya lewat tendangan voli Van Persie. Namun, Cesar kembali
mementahkan peluang emas MU. Lima menit berselang Mu kembali mendapat
peluang, ketika tendangan bebas Ryan Giggs disambar Nemanja Vidic.
Sayangnya, bola masih melebar ke sisi kanan gawang Cesar.
Akan
tetapi, hingga babak pertama usai, kedua tim tak mampu mengubah
kedudukan, dan membuat MU tetap unggul satu gol hingga babak pertama
usai.
Setelah jeda turun minum, QPR mencoba bangkit dan mencoba
menekan MU. Sementara MU mencoba untuk bermain lebih taktis melalui
operan-operan pendek. Strategi ini terbukti efektif, dan membuat MU
kembali mendominasi pertandinga di babak kedua.
Setelah 34 menit
bermain tanpa gol di babak kedua, MU berhasil menggandakan
keunggulannya, tepatnya pada menit ke-79. Gol kedua berhasil dicetak
oleh pemain veteran MU, Giggsy, sapaan Giggs. Mendapat soloran dari
Danny Welbeck, Giggs yang lolos dari jebakan offside dengan tenang
menceploskan bola ke kiri gawang Cesar.
keunggulan dua gol tak membuat MU menurunkan intensitas serangannya kepada QPR. Satu menit berselang dari gol Giggs, MU kembali mendapat peluang dari tendangan Nani di menit 80. Sayangnya, bola tendangan Nani jauh melambung.
keunggulan dua gol tak membuat MU menurunkan intensitas serangannya kepada QPR. Satu menit berselang dari gol Giggs, MU kembali mendapat peluang dari tendangan Nani di menit 80. Sayangnya, bola tendangan Nani jauh melambung.
Tertinggal dua gol tidak membuat Loic Remy dan kawan-kawannya menyerah begitu saja. The Hoops,
julukan untuk QPR, mencoba untuk menjebol pertahanan 'Setan Merah'. QPR
akhirnya hanya bisa meraih peluang di menit 89, melalui sundulan
Christopher Samba yang menerima umpan lambung Adel Taarabt.
Waktu
yang tersisa empat menit tak mampu dimaksimalkan kedua tim, dan membuat
pertandingan berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan MU.

No comments:
Post a Comment