F1
SportPoin, Milton Keynes: Rumor tiba-tiba
menerpa Mark Webber seusai dirinya diasapi Sebastian Vettel di GP
Malaysia akhir pekan lalu. Tapi, hal ini langsung dibantah oleh ayahnya,
Alan Webber. Dia memastikan, Webber bakal tampil di GP Shanghai Cina 13
April mendatang. "Kami pasti tetap berada di Cina, balapan
selanjutnya," kata Alan.
Menurut Alan, permintaan maaf Vettel
cukup tulus. Meski demikian, Vettel membutuhkan waktu untuk mendapatkan
rasa hormat dan kepercayaan dari anaknya. "Vettel tidak mematuhi team
orders dan tentunya sudah membuat tim kecewa. Dia membuat kecewa semua
anggota tim," katanya.
Alan mengatakan, kepercayaan pemilik Red Bull, Dietrich Mateschitz juga membuat Webber pantas bertahan di Red Bull. Tanpa itu semua, kata dia, Webber mungkin sudah hengkang ke tim lain. Sementara itu, tak hanya Red Bull yang repot dengan ulah Vettel.
Tim lain juga seperti ingin turut memanaskan suasana. Beberapa bos tim F1 menyebutkan, Red Bull harus tunjukkan siapa yang menjadi bos di klub asal Milton Keynes tersebut. Diantaranya adalah komentar bos Lotus, Eric Boullier dan Kepala Mekanik McLaren Martin Whitmars.
"Tak ada pilihan lain, kejadian seperti ini harus dibicarakan. Vettel seperti melanggar di perjanjian kontraknay sendiri dan tim harusnya lebih besar dari pembalap, bukan? di Tim manapun itu," kata Whitmarsh. "Ada 600-700 orang dalam tim, maka itu hal seperti ini harus dibicarakan. Pembalap memang aset, ini sebuah tantangan."
Sementara itu, Boullier mengatakan,"Saya tak tahu betul apa yang terjadi. Ini tidak mudah, tapi hal seperti ini harus dibicarakan. Tim berpikir posisi di klasemen konstuktor, karena itu mereka meminta Webber dan Vettel jaga posisi. Mungkin, Vettel sudah berpikir soal juara," tandasnya.

0 comments:
Post a Comment