Bursa Transfer
SportPoin, Brasilia: Striker Zenit St Petersburg,
Givanildo Vieira de Souza atau yang akrab disapa Hulk mengakui jika
dirinya hampir bergabung ke Vicente Calderon, markasnya Atletico Madrid
pada musim panas 2008. Namun, karena terkendala masalah bahasa, pemain
yang kini berusia 26 tahun itu akhirnya lebih memilih hijrah ke FC
Porto, klub penghuni Primeira Liga Portugal.
Secara terang-terangan, Hulk menuturkan Tokyo Verdy yang jadi klubnya pada 2007 lalu sudah mencapai kesepakatan dengan Atletico. Namun Hulk merasa keadaan di Spanyol tidak seperti yang diharapkannya. Karenanya ia memilih untuk tinggal di Portugal bersama Porto.
"Saya berada di ambang penandatanganan kontrak dengan Atletico pada 2008 lalu. Waktu itu segalanya sudah hampir menemui kata sepakat. Namun, saya lebih suka pergi ke Porto karena merasa cocok dari segi bahasa. Saya sudah menghabiskan waktu bertahun-tahun di Jepang dan Brasil. Karenanya, saya tahu beradaptasi di Portugal akan menjadi lebih mudah ketimbang di Spanyol," jelasnya pada La Gazzetta dello Sport.
Bersama Porto, Hulk menghabiskan waktu selama empat musim (2008-2012). September tahun lalu, Hulk diboyong ke Zenit dengan nilai transfer yang fantastis, yakni 60 juta euro atau setara dengan 753 miliar rupiah.

0 comments:
Post a Comment