Jelang Milan vs Juve
Milan: Kemampuan Massimiliano Allegri dalam meracik
taktik dan strategi diuji akhir pekan ini. Juventus yang belum merasakan
pahitnya kekalahan di Serie A mengunjungi San Siro, Sabtu (25/2).
Inilah partai yang sangat vital dalam perebutan gelar scudetto musim ini.
Allegri dihadapkan banyak kendala jelang partai penting ini. Zlatan Ibrahimovic masih menjalani suspensi dan Kevin-Prince Boateng diragukan tampil karena belum pulih benar dari cedera. Namun ada juga kabar gembira yang menyambangi. Alessandro Nesta telah pulih dan mulai berlatih. Kemungkinan besar bek senior Italia itu bisa bermain meladeni Bianconeri. Pun demikian dengan Alexandre Pato.
Allegri dihadapkan banyak kendala jelang partai penting ini. Zlatan Ibrahimovic masih menjalani suspensi dan Kevin-Prince Boateng diragukan tampil karena belum pulih benar dari cedera. Namun ada juga kabar gembira yang menyambangi. Alessandro Nesta telah pulih dan mulai berlatih. Kemungkinan besar bek senior Italia itu bisa bermain meladeni Bianconeri. Pun demikian dengan Alexandre Pato.
Pato kemungkinan akan menghuni barisan penyerang Rossoneri, berduet dengan Robinho. Menyusul absennya Boateng, Urby Emanuelson akan menjadi andalan di lini tengah. Pemain asal Belanda ini bermain gemilang pada dua pertandingan terakhiryang berujung kemenangan melawan Arsenal dan Cesena.
Akan tetapi, dilema terbesar Allegri yakni meredam sepak terjang Andrea Pirlo. Pirlo juga sedang dalam grafik yang terus meningkat. Mantan playmaker Milan itu langsung menjelma menjadi mesin kebangkitan Juve di musim ini. Inilah kali pertama Pirlo kembali ke markas Milan, klub yang telah 10 tahun dibelanya.
Untuk meredam Pirlo bukan perkara mudah meski Allegri sudah paham data kelebihan dan kekurangan Pirlo. Kecepatan dan kemampuan Emanuelson dalam memeragakan pressing seperti di Ajax mungkin sangat berguna. Namun juga jangan menafikkan Sulley Ali Muntari. Gelandang asal Ghana ini punya determinasi tinggi dan tak segan beradu fisik dengan lawan.
Tapi tetap tak mudah. Pirlo nantinya akan disokong gelandang yang memiliki daya jelajah tinggi seperti Claudio Marchisio. Belum lagi Antonio Conte kerap memainkan gelandang dengan etos kerja tinggi lainnya seperti Marcelo Estigarribia dan Arturo Vidal. Hanya saja Conte juga dihadapkan pada dilema menurunkan satu atau dua penyerang, Alessandro Matri seorang atau didampingi Mirko Vucinic.
Head to head:
8 Februari 2012, Coppa Italia: Milan 1 – 2 Juventus
2 Oktober 2011, Serie A: Juventus 2 – 0 Milan
5 Maret 2011, Serie A: Juventus 0 – 1 Milan
30 Oktober 2010, Serie A: Milan 1 – 2 Juventus
15 Mei 2010, Serie A: Milan 3 – 0 Juventus
10 Januari 2010, Serie A: Juventus 0 – 3 Milan
10 Mei 2009, Serie A: Milan 1 – 1 Juventus
14 Desember 2008, Serie A: Juventus 4 – 2 Milan
Prakiraan susunan pemain:
Milan: Abbiati; Nesta, Thiago Silva, Nesta, Abate, Antonini, Van Bommel, Muntari, Emanuelson, Seedorf, Robinho, Pato.
Juventus: Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini, Lichsteiner, Marchisio, Pirlo, Vidal, Estigarribia, Pepe, Matri.
Perkiraan peluang:
Milan 55-45 Juventus

0 comments:
Post a Comment