Arsenal
London: “Inilah tim Arsenal terburuk yang pernah saya
lihat,” demikian komentar Roy Keane, mantan gelandang dan kapten
Manchester United Roy Keane. “Musim ini dalam kehancuran—buat Arsenal.”
Kalimat itu merupakan satu tanggapan sinis menyoal anjloknya Arsenal yang berada di dasar kenyataan bakal memperpanjang paceklik gelar juara untuk tujuh tahun berturut-turut. Dalam sepekan terakhir, The Gunners berada di titik nadir. Tiga hari setelah dipermalukan AC Milan 0-4 di Liga Champions, mereka disingkirkan Sunderland setelah ditundukkan 0-2 di FA Cup.
Kalimat itu merupakan satu tanggapan sinis menyoal anjloknya Arsenal yang berada di dasar kenyataan bakal memperpanjang paceklik gelar juara untuk tujuh tahun berturut-turut. Dalam sepekan terakhir, The Gunners berada di titik nadir. Tiga hari setelah dipermalukan AC Milan 0-4 di Liga Champions, mereka disingkirkan Sunderland setelah ditundukkan 0-2 di FA Cup.
Buat manajer Arsene Wenger, inilah saat kritik tertajam yang ditimpakan kepadanya sejak 16 tahun menangani klub dari London utara tersebut. Akan tetapi, Wenger mendapat dukungan dari manajemen klub. Anggaran belanja pemain sebesar 55 juta pound atau 60 juta euro (hampir Rp 800 miliar) siap dicairkan jika dibutuhkan merombak skuat.
Muncul pula daftar belanja pemain yang bakal dibidik. Di urutan teratas terdapat dua pemain bintang asal Jerman: Mario Gotze (Borussia Dortmund) dan Lukas Podolski (FC Koln). Sudah jadi rahasia umum memang, pun kedua pemain ingin berganti klub di musim depan.
Podolski misalnya, striker Timnas Jerman itu terang-terangan mengutarakan tidak bahagia di Koln. Kritik pedas juga dialamatkan ke manajemen klub. Maret tahun lalu dia berkata, jika memang suatu saat nanti meninggalkan Koln maka pilihannya pasti ke klub di luar negeri. Sebuah isyarat yang pastinya sudah ditangkap Arsenal.

0 comments:
Post a Comment