Jelang Milan vs Juve
Milan: Kiper Juventus Gianluigi Buffon menggunakan Andrea Pirlo untuk memanas-manasi AC Milan jelang big-match kedua tim di San Siro, Sabtu (25/2) malam waktu setempat atau Minggu dini hari WIB. Gelandang yang musim kemarin berbaju Rossoneri itu masih sangat berkualitas dan memberi kontribusi besar bagi performa Bianconeri yang hingga kini belum terkalahkan di Serie A.
Pirlo, 32 tahun, dikontrak Juve musim panas tahun lalu setelah satu dekade membela Milan. Dia menjadi roh kebangkitan Juve yang kini mengekor Milan di puncak klasemen dengan hanya tertinggal satu poin sementara masih ada satu pertandingan lebih di tangan. Buat Buffon, Pirlo lebih memberi dampak buat Juve ketimbang Zlatan Ibrahimovic bagi Milan di musim ini.
Ibrahimovic yang tidak bisa bermain di San Siro karena menjalani suspensi merupakan top skor Serie A dengan koleksi 15 gol. Tapi, Buffon menganggap Pirlo lebih memberi kontribusi signifikan.
“Pirlo lebih menentukan ketimbang Ibrahimovic di musim ini,” kata Buffon. “Ibra, panggilan Ibrahimovic, membantu Milan tetap pada level yang sama seperti musim sebelumnya. Pirlo memberi keseimbangan jarak antara Milan dan Juventus. Apakah Pirlo hadiah dari Milan? Saya pikir tidak. Dia ingin bergabung di sini dan merasakan tantangan baru.”
Kiper veteran Italia itu mengaku sangat senang melihat Juventus kembali bersaing dalam perebutan scudetto setelah di musim-musim sebelumnya meraih hasil mengecewakan. Dia juga tidak memungkiri langkah impresif musim ini membuatnya terkejut. Sebab, kata Buffon, pada awalnya sedikit yang memperkirakan ini bakal terjadi.
“Ini bagus buat Serie A, jika tidak Milan akan dengan mudah menjadi juara,” ujar kiper berusia 34 tahun itu lebih lanjut. Buat Buffon partai kontra Milan bukanlah partai yang akan menentukan gelar juara Serie A. Karena, menurutnya, terlalu dini untuk menentukan gelar juara. “Jika kami menang, saya pikir bukan berarti kami kian dekat dengan gelar scudetto. Pun sebaliknya jika kami kalah,” tandasnya.
0 comments:
Post a Comment