Lazio
Roma: Tanpa diperkirakan sebelumnya, Lazio menelan
kekalahan cukup telak 1-3 (0-2) saat menjamu Bologna dalam lanjutan
kompetisi Serie A Italia di giornata ke-27 yang berlangsung di
Olimpico Stadium, Roma, Minggu (11/3) malam waktu setempat atau Senin
(12/3) dinihari WIB. Meski demikian, menyusul kekalahan yang diderita
Udinese, Biancocelesti masih bertahan di peringkat tiga besar dengan keunggulan dua angka dari Zebrette dan Napoli.
Allenatore Lazio, Edoardo “Edy” Reja, mengakui jika di laga tersebut Miroslav Klose dkk tampil di bawah performa terbaiknya. Kekalahan Lazio pun tak terlepas dari diusirnya dua pemain, Francesco Matuzalem dan Alvaro Gonzalez. “Kami tampil buruk di awal babak pertama. Walhasil, kami menerima ganjaran yang pantas saat bermain melawan tim yang berbahaya seperti Bologna,” ujar Edy Reja.
“Sayangnya pula, kami terpaksa memainkan pemain yang sama seperti di laga-laga sebelumnya, seperti Cristian Ledesma dan Gonzalez yang selama ini selalu tampil di setiap pertandingan. Sampai kartu merah yang diterima Matuzalem, kami masih mengimbangi. Namun, setelah keluarnya kartu merah kedua, kami benar-benar ambruk,” aku Reja.
Lebih jauh, Edy Reja pesimistis jika di akhir musim Lazio masih mampu menempati peringkat tiga besar alias tiket terakhir menuju kualifikasi Liga Champions. “Menyimak lawan yang bakal kami hadapi, adalah keajaiban jika kami mampu finish di tiga besar klasemen akhir,” tegas Reja kepada Sky Sport Italia.
Pernyataan pelatih Italia berdarah Slovenia berusia 66 tahun itu mungkin ada benarnya. Dari 11 laga yang tersisa, Lazio bakal menghadapi sejumlah lawan yang tangguh, semisal Parma, Napoli, Juventus, Udinese, dan Inter Milan.

No comments:
Post a Comment