Liverpool
Manajer Timnas Inggris Fabio Capello menghadiri sesi latihan di pusat
pelatihan di London Colney, 31 Mei 2011, sebelum berlaga dalam partai
lanjutan kualifikasi Euro 2012.
SportPoin, Liverpool: Sekali lagi tentang perburuan
Liverpool akan sosok manajer baru guna menggantikan Kenny Dalglish yang
dipecat pada 14 Mei lalu. Setelah mewawancarai manajer Wigan Athletic
Roberto Martinez dan menerima penolakan dari manajer Swansea City
Brendan Rodgers plus pelatih Ajax Amsterdam Frank de Boer, The Reds dikabarkan tengah serius menimbang untuk melakukan pendekatan terhadap mantan pelatih Timnas Inggris Fabio Capello.
Meskipun usai final Liga Champions Sabtu (19/5) lalu, Capello membantah
dirinya telah melakukan kontak dengan kubu Chelsea, tersiar kabar jika
sejatinya mantan pelatih Real Madrid yang pada 18 Juni mendatang genap
berusia 66 tahun tertarik untuk terbang ke Stamford Bridge. Bahkan,
Capello disebut-sebut “mengemis” untuk segera dihubungi The Blues.
Meski demikian, Capello diklaim bukanlah kandidat serius untuk menjadi
manajer permanen Chelsea. Belakangan, Capello mengaku telah menolak dua
tawaran menjanjikan dari Timur Tengah—diyakini dari Timnas Uni Emirat
Arab dan klub di Qatar—dan bersikeras ingin menjajal peruntungannya di
kancah Liga Premier.
Awalnya, Capello mengintip celah bakal kosongnya posisi manajer Tottenham Hotspur ketika incumbent
Harry Redknapp ketika itu gencar terdengar bakal didaulat sebagai
pelatih Timnas Inggris di Euro 2012. Meski berkeinginan tinggal di Kota
London, diduga Capello pun bakal menimbang dengan serius andaikata
Liverpool melakukan pendekatan.
Akan tetapi, di lain sisi, terdapat kendala bagi The Reds untuk
mendaulat Capello. Yaitu, besaran gajinya yang sangat tinggi dan bujet
transfer. Karenanya, muncul gagasan Liverpool akan menyodorkan proposal
kontrak kerja singkat berdurasi dua musim. Di sisi lain, owner dan dewan direksi klub sadar betul jika The Kop membutuhkan sosok manajer baru yang mempunyai karakter dan kepemimpinan yang kuat. Sosok Capello masuk dalam kriteria tersebut.

No comments:
Post a Comment