Rekor Pelatih
SportPoin, Madrid: Cerita ringan terkait prestasi
unik yang ditoreh Jose Mourinho. Keberhasilan Real Madrid meraih gelar
La Liga di musim 2011-2012 kian menjadi bukti sahih bahwasanya Special One bakal tampil lebih baik di musim keduanya saat menangani klub.
Seperti diketahui, Mourinho datang ke Santiago Bernabeu pada 31 Mei 2010. Di akhir musim debutnya, Madrid hanya menempati peringkat kedua dengan tertinggal empat poin dari Barcelona yang sudah memastikan diri meraih gelar di pekan ke-36 atau dengan dua partai tersisa.
Seperti diketahui, Mourinho datang ke Santiago Bernabeu pada 31 Mei 2010. Di akhir musim debutnya, Madrid hanya menempati peringkat kedua dengan tertinggal empat poin dari Barcelona yang sudah memastikan diri meraih gelar di pekan ke-36 atau dengan dua partai tersisa.
Di musim ini, Mourinho mampu mengantarkan gelar La Liga untuk ke-32 kalinya bagi Los Blancos dengan keunggulan sembilan poin dari Los Blaugrana. Madrid pun memastikan diri menjadi juara di pekan ke-36 usai menghancurkan perlawanan Athletic Bilbao 3-0, 2 Mei lalu.
Yang menarik, keberhasilan Mourinho mengantarkan gelar La Liga bagi Madrid menjadi bukti jika Special One selalu mampu meningkatkan performa tim di musim keduanya. Hal itu dilakukan Mourinho bersama FC Porto di Primeira Liga Portugal, Chelsea di Liga Premier Inggris, dan Inter Milan di Serie A Italia.
Namun, ada yang lebih menarik. Mourinho selalu mampu mempertahankan gelar liga yang direbutnya kali pertama. Artinya, dengan kata yang singkat, Mourinho selalu berhasil mengantarkan klub meraih gelar liga dua kali berturut-turut. Yuk, mari kita tengok perjalanan Mourinho satu dekade silam.
Setelah ditunjuk menangani klub pada Januari 2002 menggantikan Octavio Machado, Mourinho mendongkrak posisi FC Porto ke peringkat ketiga di klasemen akhir Primeira Liga usai mencetak kemenangan 11 kali kemenangan dan dua kali bermain imbang di 15 partai terakhir. Semusim berikutnya, Porto tampil jadi jawara dengan keunggulan 11 angka dari rival terdekat Benfica. Jumlah 86 poin merupakan rekor poin juara di liga. Musim berikutnya, Mourinho mampu mempertahankan gelar dengan keunggulan delapan poin dari Benfica.
Di Chelsea, Mourinho langsung ngebut di musim pertamanya. The Blues tampil jadi juara premiership di musim 2004-2005, kali pertama dalam 50 tahun terakhir, dengan keunggulan delapan poin dari Arsenal. Di musim berikutnya, 2005-2006, Chelsea tetap perkasa dengan meninggalkan delapan angka dari Manchester United.
Pun begitu pula halnya ketika Mourinho menerima lamaran dari Massimo Moratti untuk mengarsiteki Inter Milan di musim 2008-2009. Dalam debutnya di kancah Serie A, Mourinho unjuk gigi. Nerazzurri merebut scudetto dengan keunggulan 10 poin dari Juventus dan AC Milan. Di musim berikutnya, meski lewat pertarungan yang sangat ketat sampai partai terakhir, Inter tetap perkasa dengan unggul dua angka dari AS Roma. Mourinho pun mengantarkan Inter meraih gelar Liga Champions kali pertama sejak 1964-1965.
Nah, akankah Mourinho mampu meneruskan tradisinya bersama Madrid di musim depan?

No comments:
Post a Comment