Arsenal
Thierry Henry berpose dengan seragam Arsenal. Henry dipinjam dua bulan
(Januari-Februari) dari klub MLS New York Red Bulls
London: Mantan striker Timnas Prancis Thierry Henry
bisa kembali memperkuat Arsenal. Henry dikontrak dua bulan dipinjam dari
klub asal Amerika Serikat, New York Red Bulls. Demikian konfirmasi The Gunners, Jumat (6/1).
“Thierry Henry hari ini resmi bergabung kembali dengan Arsenal
berdasarkan kontrak peminjaman jangka pendek,” itulah bunyi konfirmasi
yang disampaikan www.arsenal.com. Konfirmasi keluar setelah Arsenal
menuntaskan negosiasi dengan Henry, Red Bulls, dan Major League Soccer.
Henry akan dipinjam selama Januari sampai Februari dan dipersiapkan
mengisi kekosongan lini depan sepeninggal Gervinho dan Marouane Chamakh
yang harus membela Pantai Gading dan Maroko pada Piala Afrika. Henry, 34
tahun, pemegang rekor 226 gol dari 370 kali bermain untuk Arsenal
secara legal tetap di bawah kontrak permanen Red Bulls.
Henry menyambut dengan gembira permintaan Arsene Wenger, bos Arsenal,
untuk membantu mantan klubnya yang ditinggal absen dua penyerang.
“Ketika untuk Arsenal hati saya yang berbicara,” tutur Henry. “Saya
datang bukan untuk menjadi pahlawan atau membuktikan sesuatu. Saya
bergabung hanya untuk membantu.”
Kehadiran Henry diharapkan bisa menjadi penyokong Robin van Persie yang
praktis menjadi satu-satunya harapan pembobol gawang lawan tanpa
Gervinho dan Chamakh. Henry memastikan setelah roda kompetisi MLS
kembali berputar pada Maret nanti dirinya akan kembali memperkuat Red
Bulls.
“Saya berharap ini merupakan solusi terbaik untuk semua. Saya membantu
Arsenal dan kembali bermain di MLS musim yang baru dengan kondisi fisik
terjaga,” kata dia diplomatis.
Henry yang pernah bermain untuk Barcelona setelah meninggalkan Arsenal
merupakan salah satu pemain legendaris untuk klub asal ibu kota Inggris
itu. Kontribusi besarnya diwujudkan dengan pendirian patung perunggu di
luar Emirates Stadium, bersama dengan mantan kapten klub Tony Adams dan
Herbert Chapman, manajer inovatif pada akhir 1920-an sampai awal 1930-an.

0 comments:
Post a Comment