Manchester City
Reaksi Carlos Tevez ketika striker Manchester City itu turun pada laga
kontra Bolton Wanderers dalam lanjutan Liga Premier di Reebok Stadium,
Bolton
Milan: Menjelang digelarnya Derby della Madonnina yang
akan dilangsungkan di San Siro Stadium, Minggu (15/1) pekan depan,
atmosfir perseteruan antara dua klub elite Serie A Italia: AC Milan dan
Inter Milan, kian memanas. Pemicunya, keinginan kedua klub memboyong
striker Manchester City asal Argentina, Carlos Tevez.
Berdasarkan kabar yang dilansir media massa di Italia, Nerazzurri diklaim telah mencapai kesepakatan dengan The Citizens
perihal besarnya bujet transfer bomber berusia 27 tahun itu yang
mencapai kitaran 25 juta euro atau sekitar Rp 300 miliar. Di lain pihak,
Rossoneri dikabarkan juga telah meraih kata mufakat dengan Tevez terkait kontrak personal terms.
Kabar dimaksud dipicu dari pertemuan yang dilakukan petinggi Inter dan
Milan dengan pejabat City dan Tevez. Adalah Direktur Teknik Marco Branca
yang bertemu muka dengan Football Administration Officer City
Brian Marwood di London. Sementara, Milan diwakili Wakil Presiden Klub
Adriano Galliani yang bertemu dengan Tevez dan konsultannya Kia
Joorabchian di Rio de Janeiro.
Belum dapat diketahui apakah Inter bakal melanjutkan proses negosiasinya
dengan Tevez yang disebut-sebut telah menyatakan persetujuannya kepada
Galliani untuk bergabung dengan Zlatan Ibrahimovic dkk. Di lain sisi,
Milan belum mampu meraih kesepakatan dengan City perihal opsi wajib
pembelian Tevez di akhir masa peminjaman.
Karenanya, melihat sepak terjang klub rivalnya itu, Galliani diklaim
tengah menimbang untuk menyodorkan dua opsi dalam proposal lanjutan
kepada City. Opsi pertama, Milan bersedia mengubah status Tevez menjadi
permanen andaikata selama proses peminjaman pemain yang bersangkutan
tampil minimal dalam 50 persen dari jumlah partai yang dilalui Rossoneri sampai akhir musim.
Opsi kedua, Milan menyetujui syarat awal yang dituntut City, yaitu
mengakuisisi status Tevez tanpa mempedulikan jumlah pertandingan di
paruh kedua musim dengan bujet sebesar 24 juta euro. Kendalanya, guna
menyeimbangkan kondisi finansial atau kas klub, Rossoneri harus
menjual salah satu dari dua strikernya asal Brasil, Robinho atau
Alexandre Pato, sebelum bursa transfer musim panas ditutup pada 31
Agustus mendatang.

0 comments:
Post a Comment