Seoul: Satu-satunya tunggal putra Indonesia yang masih
tersisa, Simon Santoso, akhirnya gagal melangkah ke semifinal kejuaraan
bulu tangkis Victor Korea Open Superseries Premier di Seuol, Korea
Selatan. Simon dikalahkan tunggal putra Cina Du Pengyu dengan dua set
langsung 16-21 dan 19-21.
Dengan kekalahan ini maka skor pertemuan kedua pemain tersebut menjadi
2-1 untuk Du Pengyu. Sebelumnya Simon menang atas Pengyu di Proton
Malaysia Open 2011. Tetapi Pengyu membalasnya pada Kumpoo Macau Open
2011 dengan dua set langsung 21-17 dan 21-17, kemudian di Victor Korea
Open.
Pada kejuaraan serupa 2011, Simon Santoso juga hanya sampai perempat
final setelah dikalahkan Peter Hoeg Gade. "Kali ini saya kalah kuat
karena kondisi fisiknya belum pulih 100 persen setelah sakit. Saya tidak
mau menjadikan ini sebagai alasan tetapi kenyataannya memang ada
pengaruhnya pada permainan," kata Simon.
Simon mengatakan, keadaan fisik cukup mengganggu terutama saat adu
rally. "Lawan memang bermain lebih baik, dia ulet sekali. Sebenarnya
bola-bola lawan tidak terlalu berbahaya, pukulan stroke juga masih
unggul saya. Tetapi fisik saya tidak mendukung sehingga tidak bisa fokus
dan sering mati sendiri," katanya.

0 comments:
Post a Comment