Sunday, February 19, 2012

Wenger Dobrak Batasan Gaji?

Arsenal
London: Kekalahan mengenaskan dari Sunderland di putaran kelima FA Cup semalam membuat Arsenal praktis kembali mengakhiri musim dengan tanpa gelar. The Gunners diyakini tidak akan mampu melakukan keajaiban dengan mengalahkan AC Milan dengan skor sangat menyolok guna mempertahankan peluangnya di Liga Champions. Sementara di ajang lokal, jauh-jauh hari Arsenal telah mengibarkan bendera putih alias menyerah untuk bersaing dengan duo Manchester.

Total jenderal, dalam tujuh tahun terakhir, Arsene Wenger gagal mengantarkan satu gelar pun. Terakhir, Arsenal merebut piala FA di final 2004-2005 usai mengalahkan musuh bebuyutan MU lewat adu penalti. Karenanya, nirgelar dalam waktu yang panjang itu membuat manajemen dan dewan direksi diklaim berubah haluan dalam soal penggajian pemain.

Dalam benak pengurus, salah satu faktor kegagalan Arsenal meraih gelar adalah ketidakmampuan klub mempertahankan pemain bintang dari iming-iming gaji gede yang disodorkan klub lain. Contohnya, Samir Nasri yang bergabung dengan Manchester City. Isunya gaji mingguan Nasri di Etihad Stadium mencapai 200 ribu pound atau dua kali lipat dari batasan gaji tertinggi para pemain Arsenal.

Untuk itu, demi memagari sejumlah pemain bintang yang disebut-sebut hendak meninggalkan Emirates Stadium, semisal kapten dan striker andalan Robin van Persie, dewan direksi memberi lampu hijau kepada Wenger untuk mendobrak limit gaji klub yang mencapai 100 ribu pound. Selain guna mempertahankan pemain bintang, lampu hijau tersebut mempunyai makna lain. Wenger dimungkinkan untuk membeli pemain top yang menuntut diberi gaji gede.

Gara-gara limit gaji itulah Wenger kalah dalam pertempuran dengan Sir Alex Ferguson dalam memperebutkan tiga pemain muda: Phil Jones, Ashley Young, dan Chris Smalling. Andai batasan gaji diambangkan, tentunya Wenger dapat kembali bersaing dengan klub-klub rival untuk merekrut sejumlah pemain bintang, seperti Edin Hazard dan Mario Gotze.

0 comments:

Post a Comment