Chelsea
London: Chelsea dituntut meraih kemenangan langsung
dari Leicester City di perempat final FA Cup yang rencananya berlangsung
di Stamford Bridge, Minggu (18/3) lusa. Andai laga harus diulang, The Blues
bakal menghadapi jadwal super ketat di awal April yang memungkinkan
Frank Lampard dkk bermain empat kali dalam waktu delapan hari.
Beratnya jadwal tersebut tak lepas dari keberhasilan Chelsea mempertahankan peluangnya di ajang Liga Champions menyusul kemenangan fantastis 4-1 dari Napoli di leg kedua babak 16 besar. Jika laga FA Cup lawan Leicester harus diulang (replay), maka Chelsea bakal pusing tujuh keliling menyikapi beratnya jadwal yang akan dihadapi di awal April mendatang.
Beratnya jadwal tersebut tak lepas dari keberhasilan Chelsea mempertahankan peluangnya di ajang Liga Champions menyusul kemenangan fantastis 4-1 dari Napoli di leg kedua babak 16 besar. Jika laga FA Cup lawan Leicester harus diulang (replay), maka Chelsea bakal pusing tujuh keliling menyikapi beratnya jadwal yang akan dihadapi di awal April mendatang.
Begini. FA telah menetapkan jadwal partai ulangan perempat final FA pada Rabu, 28 Maret. Namun, pada saat yang sama atau sehari sebelumnya, Chelsea— pada Rabu (21/3) terlibat laga berat menghadapi Manchester City di Etihad Stadium—bakal menjalani laga leg pertama perempat final Liga Champions.
Jika undian pada Jumat (16/3) ini memutuskan Chelsea bermain di leg pertama pada Selasa, 27 Maret, maka—dengan catatan replay terjadi—Chelsea akan mengunjungi King Power Stadium, markasnya The Foxes, 48 jam kemudian. Nah, di pekan tersebut, sesuai jadwal Liga Premier, Chelsea bertanding dua kali menjamu Tottenham Hotspur (24 Maret) dan bertandang ke Aston Villa (31 Maret). Artinya, Chelsea bisa bermain empat kali dalam rentang seminggu.
Namun, jika Chelsea akan memainkan leg kedua perempat final Liga Champions pada Selasa, 3 April, maka replay di kandang Leicester akan digelar dua hari kemudian, yaitu Kamis, 5 April. Setelah itu The Blues akan menjamu Wigan Athletic di laga Paskah, Sabtu, 7 April, dan bertandang ke Craven Cottage, markasnya Fulham, Senin, 9 April. Artinya, Chelsea bisa bermain empat kali dalam durasi 10 hari.
Guna meringankan beban jadwal laga bagi pasukan Roberto Di Matteo, Chelsea telah berupaya melakukan perundingan dengan petinggi Premier League dan perwakilan Fulham terkait kemungkinan penggeseran laga kedua tim 24 jam kemudian atau pada Selasa, 10 April. Namun, menyusul partai tersebut bakal disiarkan langsung Sky Sport di akhir pekan Bank Holiday, tampaknya usaha Chelsea akan membentur tembok.

0 comments:
Post a Comment