Wednesday, March 28, 2012

Di Matteo: Kami Belum Lolos

Chelsea
Lisbon: Untuk kedua kalinya Chelsea membalikkan ramalan sejumlah pengamat. Setelah berhasil menyingkirkan Napoli di babak 16 besar, tanpa diduga sebelumnya, The Blues sanggup meraih hasil yang mengesankan dengan meraih kemenangan 1-0 di kandang Benfica di leg pertama babak perempat final Liga Champions yang berlangsung di Estadio da Luz semalam. Artinya, di atas kertas tugas yang akan dihadapi John Terry dkk di leg kedua di Stamford Bridge bakal lebih mudah.

Menariknya, kemenangan tandang pertama di ajang Eropa dalam beberapa tahun terakhir itu tak lepas dari kejutan yang dilakukan caretaker tim Roberto Di Matteo yang mencoret tiga pemain veteran dari starting line-up dan juga striker muda berbakat Daniel Sturridge. Perjudian tersebut akhirnya membuahkan hasil melalui gol Salomon Kalou yang menerima umpan matang dari Fernando Torres ketika laga tinggal tersisa 15 menit.

Di Matteo mengakui jika ia tidak bisa berharap lebih dari Terry dkk. “Hasil yang dahsyat. Kami tidak bisa mengharapkan yang lebih. Penampilan anak-anak luar biasa. Lini pertahanan sangat solid dan terorganisir. Karena itulah, saya selalu berkhayal kami mampu mencetak gol,” ujarnya.

Mantan asisten Andre Villas-Boas berusia 41 tahun itu mengaku mengambil risiko dengan menurunkan sejumlah perubahan dalam starting line-up. Tapi, Di Matteo menolak jika hal itu disebut perjudian. “Saya pikir hal itu (pemilihan pemain) bukanlah perjudian. Namun, kadang, Anda harus berani mengambil risiko. Pertimbangannya kami berupaya menyegarkan tim. Kami tahu jika Benfica bakal bermain dalam tempo tinggi. Itulah sebabnya, kami membutuhkan pemain yang bisa berlari. Alasannya itu. Kami butuh tim (pemain) dengan (yang memiliki) energi,” tegas Di Matteo.

Meski langkah Chelsea jadi lebih mudah, Di Matteo tegas-tegas menampik jika Chelsea dikatakan sudah berada di ambang tiket empat besar. “Kami gembira menatap laga kedua yang berbeda ketimbang apa yang kami hadapi saat bertanding melawan Napoli. Kami harus mendaki gunung yang tinggi saat melawan Napoli. Kami pun tetap harus mendaki gunung, namun boleh jadi, kali ini tingginya lebih rendah mengingat kami meraih hasil yang sangat bagus di sini (Lisbon).”

“Posisi kami sangat bagus. Tapi, itu bukan berarti kami pantas berleha-leha. Hanya satu gol (perbedaannya). Kami harus melihat jejak rekam Benfica. Anda tidak akan bisa bersikap santai menghadapinya. Jadi, kami tidak boleh berpikir jika kami telah lolos ke babak semifinal,” tandas Di Matteo.

0 comments:

Post a Comment