Pekan Ke-32 Premiership
London: Arsenal memperkokoh posisinya di peringkat tiga besar klasemen sementara Liga Premier. Dalam big-match di pekan ke-32 yang berlangsung di Emirates Stadium, Minggu (8/4) sore waktu setempat, The Gunners
berhasil mengatasi perlawanan alot Manchester City 1-0 (0-0). Gol
tunggal kemenangan Arsenal dicetak gelandang asal Spanyol Mikel Arteta
di menit ke-84.
Dengan kemenangan untuk ke-18 kalinya itu, Arsenal mengumpulkan 61 poin atau unggul dua angka dari Tottenham Hotspur yang menempati peringkat keempat dan lima poin dari Chelsea yang bertengger di posisi lima besar. Sebaliknya, kekalahan ini kian memupus peluang The Citizens untuk meraih gelar juara premiership menyusul jaraknya dengan Manchester United membesar menjadi delapan angka.
Dalam 10 menit pertama, anak-anak asuhan Arsene Wenger yang tampil super agresif mengurung pertahanan City. Roberto Mancini yang kehilangan David Silva kembali ditinggalkan pemain intinya ketika Yaya Toure harus diganti David Pizarro. Di menit ke-16, The Gunners mendapat peluang emas. Berawal dari tendangan sudut yang dilakukan Mikel Arteta. Bola kemudian disundul Robin van Persie dan mengarah ke dalam gawang. Namun, bola justru berbalik setelah membentur badan Thomas Vermaelen.
Dominasi Arsenal tampak dengan jelas ketika City baru melakukan ancaman ke gawang Wojciech Szczesny di menit ke-25. Umpan crossing Pablo Zabaleta yang tertuju pada Mario Balotelli dapat dihalau Laurent Koscielny. Sembilan menit berlalu, kiper Joe Hart melakukan aksi gemilang dengan memotong umpan hasil tendangan bebas yang dilakukan Arteta. Beberapa detik kemudian, kiper Szczesny melakukan penyelamatan dengan keluar dari sarangnya guna mengintersep umpan akurat Pizarro yang tertuju pada Balotelli yang lolos dari kawalan Koscielny.
Di awal babak kedua, City sejatinya tampil lebih baik dan membuat ancaman di menit ke-52 melalui sundulan Sergio Aguero—yang berebut bola dengan rekannya sendiri Pablo Zabaletta—meneruskan umpan silang Samir Nasri yang ditip kiper Szczesny. Sepuluh menit kemudian, Arsenal mendapat peluang emas lewat heading Robin van Persie. Menerima umpan dari Alexander Song, Van Persie yang lolos dari kawalan Vincent Kompany gagal mengarahkan sundulannya yang hanya membentur tiang kiri gawang Hart.
Pertandingan mulai menarik dan berjalan dalam tempo tinggi di 20 menit terakhir setelah gol Van Persie dianulir karena berdiri dalam posisi off-side. Di menit ke-75, drama terjadi. Arsenal sepantasnya mendapat gol. Bermula dari pergerakan Bacary Sagna yang gagal diblok Clichy. Umpannya disambar Theo Walcott. Dengan luar biasa kiper Hart menepis sepakan Walcott lewat ujung jari tangan kanannya. Bola membentur tiang dan kemudian disambar Thomas Vermaelen. Sayang, Vermaelen gagal melakukan sontekan dengan akurat. Walhasil, bola justru mengarah ke depan gawang. Sialnya bagi Arsenal, Yossi Benayoun pun gagal mengarahkan bola ke dalam gawang yang telah kosong.
Determinasi anak-anak asuhan Wenger akhirnya membuahkan hasil di menit ke-86. Bermula dari kecerobohan Pizarro saat menguasai bola di daerah tengah permainan City. Bola kemudian diserobot Mikel Arteta. Dari jarak 20 meter, Arteta melepaskan tendangan terukur yang menghujam pojok kiri gawang City tanpa dapat dijangkau kiper Hart. Skor 1-0 untuk Arsenal.
Satu menit jelang waktu normal berakhir, City kembali terpukul setelah Balotelli melanggar Sagna dan mendapat kartu kuning kedua alias kartu merah. Kartu merah keempat bagi Balotelli sepanjang kariernya membela City. Dengan surplus pemain Arsenal nyaris menambah gol di menit terakhir injury time. Melalui serangan balik yang cepat, Aaron Ramsey lolos sendirian. Namun, meski berdiri sangat bebas, tembakan Ramsey justru melambung. Skor 1-0 bertahan sampai peluit akhir dibunyikan.

0 comments:
Post a Comment