Manchester City
Manchester City's Italian manager Roberto Mancini awaits kick off during
an English Premier League football match between Wolverhampton
Wanderers and Manchester City at Molineux Stadium in Wolverhampton,
England on April 22, 2012.
SportPoin, Manchester: Kegagalan Manchester United
mendulang poin penuh saat menjamu Everton di Old Trafford, Sabtu (21/4)
lalu, membuat persaingan di papan atas premiership kembali terbuka. Keunggulan Setan Merah dari Manchester City kini tinggal tersisa tiga angka. Dengan tiga partai sisa, derby
Manchester yang akan berlangsung di Etihad Stadium, Senin (30/4) pekan
depan, bakal jadi partai penentu siapa yang bakal tampil di garis finish lebh dulu di akhir musim.
Karenanya, di mata manajer MU, Sir Alex Ferguson, derby kali ini merupakan derby Manchester terpenting dan terbesar sepanjang kariernya di kancah Liga Premier. Namun, lain halnya dengan pandangan koleganya, Roberto Mancini. Mantan pelatih Inter Milan tersebut menilai partai derby pekan depan tak lebih dari pertandingan biasa saja.
“Partai derby selalu terjadi di tiap tahun. Bagi suporter, derby selalu menjadi partai lain bagi yang lainnya. Laga yang penting bagi kota. Manchester memiliki dua top tim yang bakal melakoni partai penting. Tapi, bagi kami, itu hanya partai biasa saja. Tapi, bukan berarti kami tidak akan berusaha memenangkannya, namun karena setelah partai derby kami harus menghadapi dua partai lainnya, dua partai yang sangat berat dilakoni,” tegas Mancini.
Dua partai yang dimaksud Mancini adalah ketika City bertandang ke St James Park, markasnya Newcastle United dan menjamun Queens Park Rangers. The Magpies, julukan Newcastle, sedang berada dalam performa terbaiknya dan gigih mengincar posisi empat besar alias tiket terakhir menuju Liga Champions. Sementara, QPR merupakan tim yang berusaha mati-matian menghindari degradasi.
Lebih lanjut, Mancini menepis kemungkinan anak-anak asuhannya mengulang prestasi sensasional dan fenomenal saat menghancurkan MU 6-1 di kandangnya sendiri, 23 Oktober 2011. “Laga yang berlangsung di Old Trafford merupakan derby yang fantastis. Namun, partai seperti itu hanya akan terjadi sekali dalam ratusan tahun,” ujar Mancini merendah.

0 comments:
Post a Comment