Livorno
SportPoin, Roma: Belum dapat diketahui penyebab
kematian mendadak gelandang Livorno Piermario Morosini. Setelah
melakukan otopsi selama enam jam, ahli koroner mengaku belum menemukan
tanda-tanda yang jelas dan pasti yang dapat dijadikan acuan penyebab
kematian gelandang berusia 25 tahun itu.
Seperti diketahui, Morosini, pemain yang dipinjam Livorno dari Udinese di bursa transfer musim dingin Januari lalu, mendadak tergeletak tak sadarkan diri di lapangan saat laga timnya melawan tuan rumah Pescara yang berlangsung di Stadio Adriatico, Sabtu (14/4) lalu baru memasuki menit ke-31.
Seperti diketahui, Morosini, pemain yang dipinjam Livorno dari Udinese di bursa transfer musim dingin Januari lalu, mendadak tergeletak tak sadarkan diri di lapangan saat laga timnya melawan tuan rumah Pescara yang berlangsung di Stadio Adriatico, Sabtu (14/4) lalu baru memasuki menit ke-31.
Upaya tim medis untuk menyelamatkan nyawa Morosini dengan membawanya ke rumah sakit kandas. Setelah 30 menit berlalu dari insiden, klub memberi konfirmasi jika Morosini telah meninggal dunia.
Awalnya, diperkirakan jika pemain kelahiran Bergamo yang sempat memperkuat Timnas Italia U-17 sampai U-21 itu mengalami serangan jantung. Belakangan, muncul teori yang memperkirakan jika tewasnya Morosini lebih disebabkan benturan pada kepalanya yang memicu aneurysm.
Untuk mencari kepastian hal ihwal penyebab kematian pemain yang menjalani debutnya di kancah Serie A di laga Udinese versus Inter Milan, 23 Oktober 2005, itu dilakukan tindak otopsi. Namun, setelah enam jam “mengutak-atik” tubuh Morosini, ahli koroner Cristian D’Ovidio memberi konfirmasi belum mendapatkan jawaban meyakinkan dari penyebab kematian Morosini.
“Tidak ada tanda-tanda yang jelas yang dapat menjadi alasan bagi kami untuk menentukan penyebab kematian pemain muda itu. Sekarang, kami akan memerhatikan lebih lanjut kemungkinan faktor penyebabnya, termasuk toksikologi,” terang D’Ovidio.

0 comments:
Post a Comment