Perempat Final Liga Champions
Barcelona: Dua gol yang dicetak Lionel Messi dari titik
putih penalti—salah satunya dinilai kontroversial—mengantarkan
kemenangan 3-1 (1-1) bagi Barcelona saat menjamu AC Milan di leg
kedua perempat final Liga Champions yang berlangsung di Nou Camp,
Selasa (3/4) malam waktu setempat atau Rabu (4/4) dinihari WIB. Dengan
demikian, Barca unggul agregat 3-1 menyusul hasil 0-0 di leg
pertama dan berhak melaju ke semifinal bertemu dengan pemenang partai
perempat final lainnya antara Chelsea dan Benfica pada 18 dan 24 April
mendatang.
Tampil dengan kewajiban meraih kemenangan, seperti biasanya Messi dkk mendominasi jalannya penguasaan bola dan menekan pertahanan Rossoneri. Setelah tembakannya pas jatuh di pelukan kiper Christian Abbiati di menit kelima, satu menit kemudian usai bekerja sama dengan Cesc Fabregas, Messi nyaris menjebol gawang Milan ketika sepakan kaki kanannya melenceng.
Di menit ke-11, Barca unggul 1-0 melalui eksekusi penalti Messi. Gol ini bermula dari kesalahan Philippe Mexes yang gagal melakukan passing di tengah lapangan. Bola kemudian diserobot Messi yang lantas melakukan akselerasi ke kotak penalti dan diadang Luca Antonini. Wasit Bjorn Kuipers menunjuk titik putih. Meski dapat dibaca Abbiati, sepakan Messi yang terukur menghujam pojok kanan gawang.
Milan mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-32 melalui tendangan Antonio Nocerino. Gol ini berawal dari serangan balik Rossoneri. Zlatan Ibrahimovic menyodorkan umpan kepada Nocerino yang lolos dari kawalan bek Barca dan perangkap off-side menyusul terlambat naiknya Javier Mascherano. Tembakan Nocerino ke pojok kanan gawang tak dapat ditepis kiper Victor Valdes.
Barca meningkatkan intensitas penyerangannya. Tiga menit berlalu, tendangan Xavi Hernandez dapat diblok Abbiati. Di menit ke-40, terjadi kontroversi di kotak penalti Milan saat tendangan penjuru hendak dilakukan. Wasit Kuipers menilai Alessandro Nesta menarik kostum Sergio Busquets. Padahal, dalam tayang ulang, terlihat jelas jika jatuhnya Busquets juga disebabkan pergerakan Carles Puyol yang mendorong Nesta. Eksekusi penalti kedua Messi dapat mengelabui Abbiati. Skor 2-0 untuk Barca bertahan sampai jeda.
Di babak kedua, Barca tetap ofensif. Setelah tendangan bebas Xabi tipis bergulir di sisi kiri gawang Milan, di menit ke-53 akhirnya Barca mampu mencetak gol “murni” melalui sontekan Andres Iniesta yang memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Messi yang membentur Mexes. Skor 3-1 untuk Barca.
Sejak itu, dapat dikatakan pertandingan telah selesai mengingat mental para pemain Milan drop. Pergantian pemain yang dilakukan Massimiliano Allegri dengan memasukkan Alberto Aquilani dan Alexander Pato tak mengubah keadaan. Bahkan, setelah bermain kurang lebih 13 menit Pato kembali cedera dan digantikan Maxi Lopez. Sementara, Barca tetap konsisten menyerang. Sayang, peluang emas yang didapat pemain pengganti Thiago Alcantara dan Adriano masih melenceng dari sasaran. Skor 3-1 bertahan sampai bubaran.
Susunan Pemain:
Barcelona: Valdes, Dani Alves, Pique (Adriano, 75), Mascherano (KK), Puyol, Xavi (Alcantara, 63), Busquets, Iniesta, Messi, Fabregas (Keita, 78), Cuenca (KK).
Milan: Abbiati, Abate, Nesta (KK), Mexes (KK), Antonini (KK), Nocerino (KK), Ambrosini, Seedorf (KK, Aquilani, 61), Boateng (Pato, 69, Lopez, 83, KK), Robinho (KK), Ibrahimovic.
Wasit: Bjorn Kuipers (Belanda)

0 comments:
Post a Comment