Wednesday, April 18, 2012

Pilunya Hati Del Piero

Juventus
SportPoin, Turin: Juventus identik dengan Alessandro Del Piero. Tengoklah buku catatan rekor La Vecchia Signora. Tak kurang dari 10 rekor berada dalam genggaman striker yang kini berusia 37 tahun itu. Mulai dari top skorer klub sepanjang sejarah dengan perolehan 289 gol sampai jumlah penampilan terbanyak di semua ajang kompetisi, 700 partai. Dalam 19 musimnya tinggal di Turin, Del Piero telah mengantarkan Bianconeri merebut 15 gelar, lima kali scudetto Serie A, gelar Liga Champions sampai trofi Intercontinental Cup.

Lalu, mengapa Del Piero mengklaim jika musim ini, 2011-2012, merupakan momen paling sulit sepanjang kariernya bersama Juve? Dalam wawancaranya dengan majalah Vanity Fair edisi Italia yang rencananya dirilis pada Rabu (18/4) besok, Del Piero blak-blakan mengungkapkan kesedihan hatinya dan mengklaim jika dirinya dipaksa meninggalkan Si Nyonya Tua, “rumah” yang ditempatinya selama 19 tahun sejak musim 1993-1994.

Del Piero mengakui jika dirinya yang bertekad tetap merumput di lapangan hijau sampai usia 40 tahun berniat menghabiskan kariernya bersama Juve. “Itulah yang saya impikan. Pengalaman selama 20 tahun (bersama Juve) penuh dengan emosi, beberapa di antaranya merupakan momen luar biasa dan yang lainnya sulit untuk diterima. Sensasional rasanya ketika saya mampu membukukan hampir semua rekor Bianconeri. Namun, kini segalanya telah berubah.”

“Musim ini menjadi musim paling sulit sepanjang hidup saya. Sebab, saya berhadapan dengan realita yang tak pernah saya ketahui sebelumnya. Tidak ada seorang pun yang berpikir jika mereka pantas mendapat pengecualian. Meskipun saya selalu berpikir jika pemain lain mendapat kesempatan tampil lebih baik maka itu disebabkan mereka pantas mendapatkannya, hal itu tidak berarti bahwasanya saya menyerah untuk bersaing mendapatkan tempat (di tim inti).”

Seperti diketahui, pada 18 Oktober 2011, dalam acara pertemuan tahunan pemegang saham klub, Presiden Juve Andre Agnelli memberi konfirmasi jika klub tidak akan memperpanjang kontrak kerja Del Piero yang akan kedaluarsa di pengujung musim ini. Keputusan yang membuat kapten reguler tim berjuluk Il Pinturicchio itu sangat terkejut.

“Pernyataan yang membuat saya sangat terkejut. Tapi, sebagai kapten, saya tidak boleh melupakan kewajiban dan peranan yang harus dilakukan. Juventus telah berbuat yang terbaik untuk mencoba memenangkan liga (Serie A) dan Coppa Italia. Kami tidak butuh kontroversi, sesuatu yang tidak pernah menjadi bagian dari karier saya,” tandas Del Piero yang tercatat menjadi kapten Timnas Italia dalam tujuh pertandingan.

Lalu, kemana Del Piero akan mencari pelabuhan karier berikutnya? “Dari 30 Juni mendatang saya tidak lagi terikat kontrak. Saya tidak dapat membayangkan masa depan saya. Perubahan ini terlalu besar dan membuat saya sedikit ketakutan. Sebab, hengkang dari Juventus ibarat kembali meninggalkan rumah. Tapi, saya akan tetap menjalani kehidupan sebagaimana biasanya seperti yang saya lakukan saat masih kecil. Seperti video game, bakal ada rintangan lain yang harus saya atasi,” pungkasnya lirih.

0 comments:

Post a Comment