Chelsea
Ekspresi pelatih Barcelona Josep Guardiola meninggalkan lapangan seusai
laga La Liga antara Rayo Vallecano dan Barcelona di Vallecas Stadium,
Madrid, 29 April 2012. Barca unggul 7-0.
SportPoin, London: Pintu itu telah terbuka. Secara
mengejutkan beberapa jam sebelum Barcelona berlaga di final Copa del Rey
melawan Athletic Bilbao di Vicente Calderon tadi malam, Pep Guardiola
memberi isyarat bakal menimbang kembali kemungkinan berkiprah di
lapangan hijau di musim depan (Baca: Guardiola Menanti Rayuan yang Menggoda).
Sebelumnya, Guardiola mengakui sangat kelelahan setelah menangani Los Blaugrana dalam empat musim. Karena itulah, sepekan setelah mengumumkan dengan resmi keputusannya meninggalkan Camp Nou, Guardiola menampik pendekatan yang dilakukan Roman Abramovich, taipan asal Rusia yang menjadi pemilik Chelsea (Baca: Lagi, Guardiola Tampik Abramovich).
Sejak membuat keputusan darurat memecat Andre Villas-Boas Maret lalu, Abramovich telah menunjuk Guardiola sebagai kandidat utamanya untuk menangani The Blues di musim depan. Itulah sebabnya, meskipun caretaker Roberto Di Matteo sanggup mengantarkan gelar Liga Champions kali pertama bagi Chelsea sepanjang sejarah klub, Abramovich hanya bersedia menyodorkan kontrak permanen selama semusim. Hal mana diklaim bakal ditolak Di Matteo.
Mengingat persiapan pramusim depan bakal dimulai awal Juli, Chelsea kini berburu dengan waktu guna menetapkan manajer di musim depan. Pasalnya, di tangan sang manajer barulah, komposisi skuad dan strategi di bursa transfer musim panas bakal ditentukan.
Sementara itu, Guardiola disebut-sebut sangat berhasrat untuk menjajal kemampuannya di kancah Liga Premier Inggris. Kepergiannya ke Paris pada Februari lalu memicu spekulasi jika dirinya bertemu dengan Abramovich. Padahal, Guardiola diyakini telah bertemu dengan mantan manajer Chelsea yang kini menangani PSG, Carlo Ancelotti. Kepada Ancelotti-lah Guardiola meminta keterangan tentang kompetisi premiership.
Jadi? Kita lihat saja apa yang bakal disodorkan Abramovich untuk merayu Guardiola. Diyakini bukan hanya besaran gaji dan bujet transfer yang menjadi faktor utama bagi Guardiola. Melainkan, soal kendali penuh terhadap tim dan proyek jangka panjang klub. Bisik-bisik, hengkangnya Guardiola dari Camp Nou pun tak lain disebabkan kurangnya dukungan yang didapat dari dewan direksi klub. Andaikata mau menerima lamaran Chelsea, tentunya Guardiola bakal menuntut garansi penuh dari Abramovich.

0 comments:
Post a Comment