Saturday, May 5, 2012

Enrique Buru Tiket Europa League

AS Roma
Ekspresi pelatih AS Roma asal Spanyol Luis Enrique sebelum partai perdana menjamu Cagliari di Olimpico Stadium, 11 September 2011. Roma kalah 1-2.








SportPoin, Roma: Kian dekat kompetisi Serie A di musim ini berakhir, kian kencang terdengar rumor yang mengabarkan bahwasanya Luis Enrique bakal meninggalkan AS Roma, klub yang baru ditanganinya selama semusim atau sejak musim panas lalu.

Kegagalan Giallorossi bersaing di papan atas klasemen dan beban yang terlalu berat untuk dipikul disebut-sebut menjadi alasan bakal hengkangnya Enrique dari Olimpico. Roma pun dikabarkan telah melakukan kontak dengan mantan manajer Chelsea Andre Villas-Boas yang akan diplot sebagai allenatore di musim depan.

Ketika ditanyai tentang rumor tersebut, menjelang laga lanjutan di pekan ke-37 menghadapi Catania, Sabtu (5/5) besok, Enrique menampik untuk membicarakannya masa depannya. “Saya hanya akan berbicara tentang laga lawan Catania, bukan masa depan saya. (Sebab) Kami tetap berpeluang meraih tiket kualifikasi Europa League,” tegas mantan pelatih Barcelona B tersebut.

“Kami telah mengejar posisi tersebut dan saat ini hal itu menjadi satu-satunya yang terpenting. Memang, tidak akan mudah bagi kami untuk meraihnya, mengingat setiap kali kami hendak mencapai target, hasilnya selalu mengecewakan. Tapi, kami masih punya peluang. Itulah satu-satunya hal yang membuat saya tertarik,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Enrique menuding media massa menjadi pemicu di balik kegagalan timnya memenuhi harapan para penggemar. “Saat saya datang kali pertama, saya diminta untuk membuat para pemain bisa bekerja keras dan menunjukkan jika saya punya keberanian. Akan tetapi, setiap saat saya membuat keputusan yang tidak disukai fans atau jurnalis, seperti saat saya mencoret Daniele De Rossi atau Francesco Totti, maka hal itu jadi sorotan. Kekuatan klub ini adalah hasrat dukungan. Saya selalu mendukung para pemain meskipun mereka tak pantas menerimanya. Namun, pada saat itu juga, publik selalu melebih-lebihkan,” tandas Enrique.

Mantan idola Camp Nou dan Santiago Bernabeu itu mengakui jika masa depannya bakal ditentukan di akhir musim. “Pertemuan dengan klub di akhir musim bakal sangat penting artinya, sama halnya dengan para pemain. Klub tahu benar dengan ide yang saya miliki. Saya telah memberikan segalanya meskipun pada saat itu hal itu dipandang tidak cukup,” ujar Enrique.

Kembali ke soal target, butuh perjuangan ekstra keras bagi Enrique untuk mendongkrak Roma menembus posisi lima besar atau tiket terakhir kualifikasi Europa League. Dengan tertinggal empat angka dari Lazio, Giallorossi wajib meraih dua kali kemenangan di partai sisa. Selain menjamu Catania besok, di partai terakhir Roma akan berkunjung ke Cesena.

0 comments:

Post a Comment