Juventus
Presiden UEFA Michel Platini berbicara dalam sebuah diskusi sepakbola di Brussels, Belgia, 14 April 2010.
SportPoin, Nyon: Tampil spartan dan tak terkalahkan
dalam 37 pertandingan mengantarkan Juventus kembali menjadi yang terbaik
di kancah Serie A Italia musim ini. Itulah gelar scudetto untuk ke-28 kalinya bagi La Vecchia Signora. Jika ditambah dengan dua gelar yang dicopot FIGC karena skandal Calciopoli, Juve telah merengkuh 30 titel, jumlah terbanyak dibanding klub-klub lainnya di Italia.
Menanggapi keberhasilan tersebut, Presiden UEFA yang juga mantan bintang Juve di periode 1980-an, Michel Platini, mengaku ikut bergembira dengan kesuksesan yang didapat Antonio Conte dalam debutnya menangani Alessandro Del Piero dkk. Platini pun menilai berkaca pada penampilan di sepanjang musim ini, Juve pantas menjadi yang terbaik.
“Terang saja sebagai Presiden UEFA saya harus bersikap netral. Namun, hati ini tetap mendukung Juve. Saya sangat gembira dengan keberhasilan yang mereka dapatkan. Kesuksesan tersebut memang pantas untuk diraih mereka. Karenanya, saya mengucapkan selamat pada Juve,” ujar Platini dalam wawancaranya dengan harian olahraga terkemuka di Italia, La Gazzetta dello Sport.
Keberhasilan menjuarai Serie A otomatis mengantarkan Juve berkiprah di babak penyisihan grup Liga Champions musim depan. Nah, dalam hal ini, Platini menyatakan keraguannya terhadap skuad asuhan Conte untuk bersaing di kancah Eropa.
“Liga Champions? Meraih gelar domestik sangat berbeda dengan meraih trofi di Eropa. Jujur saja, saya tidak berpikir Juve dapat langsung meraihnya seketika (gelar juara di musim depan). Mereka butuh waktu untuk berkembang. Dan, jangan lupa, jika di musim ini, mereka menjalani musim yang mudah. Sebab, Juve hanya tampil di satu kompetisi,” tegas Platini.

0 comments:
Post a Comment