Manchester City
SportPoin, Manchester: Kemenangan yang sangat berharga dan krusial dipetik Manchester City saat melakoni derby
Manchester menjamu Manchester United di Etihad Stadium, Senin (30/4)
lalu. Gol semata wayang dari sundulan kapten Vincent Kompany
mengantarkan kemenangan 1-0 bagi The Citizens. Hasil yang membuat City memuncaki klasemen unggul selisih gol dari Setan Merah.
Di mata playmaker David Silva, kemenangan tersebut membuktikan secara mental City telah lulus ujian. “Kami tidak butuh memikirkan United lagi. Kini, kami telah melewati ujian mental. Kami siap meraih gelar. Fokus kami bukan lagi pada United. Kami hanya perlu berkonsentrasi pada diri kamiu sendiri. Kami berhasil mengalahkan mereka di Old Trafford dan juga sanggup menundukkannya di sini (Etihad Stadium),” tegas Silva.
Di mata playmaker David Silva, kemenangan tersebut membuktikan secara mental City telah lulus ujian. “Kami tidak butuh memikirkan United lagi. Kini, kami telah melewati ujian mental. Kami siap meraih gelar. Fokus kami bukan lagi pada United. Kami hanya perlu berkonsentrasi pada diri kamiu sendiri. Kami berhasil mengalahkan mereka di Old Trafford dan juga sanggup menundukkannya di sini (Etihad Stadium),” tegas Silva.
Sejak klub diakuisisi taipan Abu Dhabi pada September 2008, City selalu saja gagal membuktikan diri sebagai klub nomor satu di Kota Manchester. Namun, setelah berhasil mengalahkan skuad Sir Alex Ferguson di semifinal FA Cup musim lalu, City mulai meraih kepercayaan diri. Meski sempat dikalahkan 2-3 di FA Community Shield dan putaran ketiga FA Cup musim ini, dalam dua derby di kancah liga, Roberto Mancini akhirnya berhasil menundukkan Ferguson.
Karenanya, di mata Silva kemenangan tersebut menambah kepercayaan diri rekan-rekan setimnya jika mereka sejatinya punya kapabilitas baik secara fisik maupun mental untuk mengalahkan MU dan meraih gelar juara. “Secara psikologis, momen ini sangat penting bagi kami mengingat kami harus meraih kemenangan. Kami berhasil melakukannya. Hal itu memberikan kami kepercayaan diri yang tinggi menjelang dua partai sisa,” tandas Silva.
Silva pun memuji mind games yang dilakukan Mancini jelang derby dengan tetap menyanjung MU sebagai tim favorit jawara. “Boleh jadi, Roberto (Mancini) ingin menyingkirkan tekanan terhadap kami dengan mengatakan persaingan menuju juara telah usai. Kompetisi ini memang sangat panjang dan sulit. Sangat krusial bagi kami saat ini untuk menyelesaikan tugas yang terbentang di depan mata,” pungkas Silva.

0 comments:
Post a Comment