Sunderland
Gelandang Sunderland Sebastian Larsson menmdengarkan instruksi bosnya
manager Martin O'Neill di sela-sela laga EPL menghadapi Tottenham
Hotspur di The Stadium of Light, 7 April 2012
SportPoin, Sunderland: Di musim lalu, saat tim masih
ditangani Steve Bruce, Sunderland berhasil menempati posisi kesepuluh
di klasemen akhir Liga Premier. Atas keberhasilan tersebut, manajemen
klub di bawah kendali Niall Quinn memberikan uang kadeudeuh atau bonus kepada Lee Cattermole dkk.
Menjelang digelarnya kompetisi premiership musim ini, klub yang kini ditangani Ellis Short memasang target bagi anak-anak asuhan Martin O’Neill untuk meraih prestasi yang lebih tinggi ketimbang musim lalu, yaitu naik dua peringkat ke posisi delapan besar. Untuk memicu motivasi para pemain, Short menjanjikan akan memberikan bonus sebesar 250 ribu pound atau sekitar Rp 3,6 miliar yang akan dibagi rata kepada seluruh pemain.
Sayangnya, sampai kompetisi tinggal menyisakan dua pertandingan, The Black Cats tampaknya bakal gagal memenuhi target yang ditetapkan. Sampai sejauh ini, Sunderland baru berhasil menempati peringkat kesebelas dengan jumlah 45 poin atau tertinggal empat angka dari Liverpool yang menduduki peringkat kedelapan. Artinya, Cattermole dkk terancam gagal mendapatkan bonus besar.
Dalam lanjutan kompetisi premiership di pekan ke-37, Sunderland akan bertandang ke Craven Cottage, markasnya Fulham. Kemenangan akan membuat The Black Cats bisa menempati peringkat kesembilan atau satu strip di atas peringkat musim lalu.
Secara matematis, Sunderland pun masih dapat memenuhi target manajemen, bercokol di peringkat kedelapan, dengan syarat meraih hasil maksimal di dua laga tersisa, satu partai lainnya menjamu Manchester United, dan berharap The Cottagers dan The Reds gagal menuai poin penuh.

0 comments:
Post a Comment