Wednesday, July 11, 2012

Barca Rayu Martinez Potong Gaji

Barcelona
Ekspresi gelandang Spanyol dan Athletic Bilbao Javi Martinez di sesi konferensi pers di Gniewino, 21 Juni 2012.








SportPoin, Barcelona: Setelah resmi didaulat menjadi pelatih tim inti Barcelona menggantikan mantan atasannya Pep Guardiola, Tito Vilanova menegaskan jika guna menyongsong kompetisi musim depan, timnya membutuhkan tambahan amunisi baru di dua sektor, yaitu pos bek kiri dan bek tengah.

Kebutuhan tersebut baru terealisasi setengahnya yaitu dengan bergabungnya full-back Valencia Jordi Alba yang bersinar di putaran final Euro 2012 lalu. Karenanya, tinggal satu bolong yang harus ditambah Vilanova, yaitu palang pintu tim guna menggantikan Carles Puyol yang telah berusia lanjut.

Target utama Vilanova adalah pemain serbabisa Athletic Bilbao Javi Martinez. Selain mempunyai postur tubuh yang menjulang, 190cm, Martinez yang baru berusia 23 tahun, mempunyai kabisa ganda yaitu mumpuni bermain sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan, satu hal yang menjadi alasan di balik rekrutmennya Javier Mascherano dari Liverpool.

Yang jadi kendala dalam proses menerbangkan Martinez ke Camp Nou adalah besaran fee transfer dan gaji. Seperti biasanya, dalam setiap musim, manajemen klub hanya membekali pelatih Barca bujet sebesar 40 juta euro. Dengan proses boyongan Jordi Alba yang menghabiskan dana 14 juta euro, maka di atas kertas, sisa bujet mencapai 26 juta pound.

Nah, besaran klausul buy-out Martinez seperti yang tertera dalam kontrak kerjanya bersama Bilbao mencapai 40 juta euro. Itu pun belum termasuk pajak. Artinya, dengan tax sebesar 18 persen, maka jika deal rampung, Barca harus mengeluarkan total fee sebesar 40 juta euro plus 7,2 juta euro (pajak) atau senilai 47,2 juta euro.

Selain harus mencari cara jitu untuk bernegosiasi dengan kubu Los Leones terkait penurunan fee transfer, Barca pun melakukan cara lain, yaitu dengan merayu Martinez sendiri untuk memotong besaran gajinya. Vilanova berharap, hasrat Martinez yang ingin membela Los Blaugrana akan membuatnya berpikir ulang soal bayaran.

Langkah semacam itu sukses diterapkan Barca saat mengakuisisi Mascherano dan Cesc Fabregas. Dari kedua pemain tersebut, Barca menghemat kas klub sebesar sembilan (9) juta euro.

0 comments:

Post a Comment