Chelsea
Kapten Chelsea John Terry tiba di Pengadilan Westminster Magistrates,
London, 9 Juli 2012. Terry dituntut berlaku rasis terhadap bek QPR Anton
Ferdinand, Oktober 2011.
SportPoin, London: Kapten tim Chelsea, John Terry,
akhirnya dapat bernafas lega, setelah pengadilan Westminster
Magistrates, yang dipimpin oleh hakim Howard Riddle membebaskan Terry
atas tuduhan pelecehan rasial terhadap adik kandung Rio Ferdinand, Anton
Ferdinand, yang bermain untuk Queens Park Rangers.
Terry mendapat tuntutan dari Anton yang mengatakan bahwa pemain belakan Chelsea ini telah menghinannya dengan mengatakan “Fu***** black c***”, saat Chelsea melawan QPR pada 23 Oktober tahun lalu. Namun, Terry menyangkal hal tersebut, dan membanta bahwa ia telah melanggar peraturan tentang rasialisme.
Akan tetapi, setelah menjalani persidangan pada Senin (9/10) untuk mendengarkan kesaksian dari beberapa pemain QPR atau pun Chelsea, hakim akhirnya memutuskan untuk membebaskan Terry, karena adalah hal yang mustahil dapat membuktikan perkataan yang diucapkan oleh pemain Timnas Inggris ini.
“Walaupun telah dibantu oleh beberapa saksi, namun hal ini adalah yang mustahil untuk membuktikan ucapan yang dikatakan oleh Terry,” ujar hakim kepada media. “Dan, fakta terpenting adalah tidak ada seorang pun yang dapat membuktikan apa dan bagaimana ucapannya,” tegas Riddle.
Selain Terry, keputusan tersebut juga membuat Chelsea merasa lega, seperti yang diungkapkan oleh chairman The Blues, julukan untuk Chelsea, Bruce Buck. “Kami menghargai keputusan yang telah diputuskan hakin hari ini,” ujar Buck. “Kami merasa senang, John (Terry) dapat fokus untuk bermain bola dan kembali menjalani latihan, seperti yang telah ia lakukan selama beberapa tahun,” Buck menegaskan.
Namun, berbeda dengan keputusan pengadilan, Federasi Sepakbola Inggris (FA) bakal melakukan investigasi atas insiden ini.

0 comments:
Post a Comment