Victor Moses
SportPoin, London: Pemain serbabisa Chelsea, Victor
Moses yang baru saja direkrut dari Wigan Athletic, mengungkapkan bahwa
dirinya senang berada di Stamford Bridge, markas Chelsea. Ia juga
berpesan pada para fans Chelsea agar tetap tenang karena dia akan
melakukan yang terbaik untuk mendatangkan kembali trofi untuk The Blues.
Pemain timnas senior Nigeria tersebut adalah pemain kelima setelah Cesar
Azpilicueta, Eden Hazard, Oscar, Marko Marin, dan Thorgan Hazard yang
diboyong manajer Roberto Di Matteo di bursa transfer musim panas ini.
Walau penawaran sempat tak berjalan mulus, akhirnya Wigan rela melepas
Moses dari DW Stadium (Baca: Moses Resmi Berseragam The Blues).
Berikut wawancara dengan Victor Moses seperti yang dikutip dari laman resmi klub, chelseafc.com.
Berita kepindahan Anda ke Chelsea berkembang selama musim panas
ini. Pasti menyenangkan karena masa depan Anda sudah pasti sekarang.
Ketika pertama kali mendengar Chelsea menginginkan saya, saya terkejut,
tapi setelah mendapat panggilan dari agen yang mengatakan bahwa mereka
(Chelsea) sangat berminat pada saya dan apa yang saya pikirkan. Saya
katakan mereka adalah juara Liga Champions dan siapapun pasti ingin
bermain di sana. Dan sekarang semuanya sudah ada kepastian. Saya senang
berada di sini. Saya senang kembali ke London karena saya besar di sini
dan merupakan sebuah kehormatan bisa bermain di klub yang memenangkan
Liga Champions.
Anda memutuskan bergabung dengan skuat yang memiliki kompetisi sengit di lini depan.
Ada banyak pemain kelas dunia di sini dan saya berada di sini untuk
melakukan yang terbaik bagi tim dan membantu mereka memenangkan lebih
banyak trofi. Klub telah melakukan hal yang bagus dalam beberapa tahun
terakhir, mereka telah meraih banyak hal, dan saya senang bisa bermain
bersama para pemain kelas dunia ini.
Anda datang dengan reputasi mumpuni bermain di berbagai posisi. Bisa Anda jelaskan?
Saya berkembang sebagai bek tengah di tim Sunday League tetapi saya
merasa bisa bermain lebih ke depan. Ketika saya di Crystal Palace saya
mulai bermain di lini tengah. Kemudian saya berakhir bermain sebagai
striker, sayap kiri, di kanan, di manapun. Saya pindah ke Wigan untuk
bermain sebagai sayap kanan. Namun, kemudian mereka melihat cara saya
bermain dan saya banyak dimainkan di kanan. Musim lalu saya lebih banyak
bermain di kanan, tetapi kadang juga di kiri. Saya juga bisa bermain di
belakang striker, saya bisa bermain di manapun di lini depan. Saya
percaya diri di posisi manapun yang diinginkan manajer.
Roberto DI Matteo menyoroti kemampuan dribel Anda.
Ini adalah salah satu kekuatan saya, saya suka menguasai bola dan
melewati bek lawan. Anda tidak ingin bek lawan selalu menekel Anda
ketika Anda menguasai bola, Anda perlu membuat mereka bekerja keras, dan
hal itulah yang suka saya lakukan.
Ketika Anda berada di Whitgift School di Croydon, Anda diajarkan
sepakbola oleh Colin Pates, kapten Chelsea yang populer di tahun
1980-an. Bagaimana pengalaman tersebut?
Ia adalah pria yang hebat. Ia selalu berbicara kepada saya dan
menceritakan bagaimana dulu ia bermain dan bagaimana saya perlu lebih
profesional dalam sepakbola. Ia adalah seseorang yang bisa Anda hubungi
dan ia akan langsung menasehati Anda. Ketika kami bermain dengan tim
sekolah, ia biasa mengajarkan kami soal semua pergerakan dan
penyelesaian akhir dan senang bekerja dengannya. Kami memenangkan
turnamen sekolah nasional ketika ia manajer kami.
Apakah Anda sudah mengenal beberapa orang di Chelsea?
Beberapa di antaranya sudah saya kenal. Saya biasa bermain dengan Ryan
Bertrand dan Daniel Sturridge untuk Inggris U-19, U-20, dan U-21. Saya
kenal Ashley Cole dan Michael Essien dan Mikel yang saya kenal karena
bermain untuk Nigeria.
Apakah Anda punya pesan untuk para fans Chelsea?
Saya hanya ingin mengatakan pada para fans untuk duduk tenang, akan ada
yang hadir dari Victor Moses dan saya harap bisa melakukan yang terbaik
bagi klub dan akan ada trofi yang akan hadir lagi di masa depan.

0 comments:
Post a Comment