Inter Milan
Kegembiraan kapten Inter Milan asal Argentina Javier Zanetti di laga
lanjutan Serie A melawan AS Roma di San Siro Stadium, 6 Februari 2011.
Inter unggul 5-3.
SportPoin, Milan: Laga leg pertama play-off Liga
Europa 2012/2013 antara Inter Milan yang dijamu Vaslui FC dari Romania
pada Kamis (23/8) silam, menjadi laga penting untuk kapten I Nerazzurri,
julukan Inter, yakni Javier Zanetti. Pasalnya dalam laga yang
dimenangkan oleh Inter dengan skor 2 gol tanpa balas ini menjadi
penampilan ke-800 Zanetti bersama Inter, dan menjadi rekor sebagai
pemain paling banyak bermain baik untuk Inter atau pun Timnas Argentina.
Setelah kemenangan tersebut, pemain berusia 39 tahun ini pun langsung mengungkapkan kebanggaan dapat memimpin rekan setimnya merebut kemenangan dalam laga tersebut. “saya merasa sangat senang dan bangga dapat mencapai batu loncatan yang penting ini, serta dapat bermain di sebuah klub luar biasa seperti Inter, terlebih dengan menjadi seorang kapten,” ungkap Zanetti.
“Hal terpenting bagi saya adalah bagaimana caranya membantu tim. Di malam ini (Kamis,23/8) kami mendapat hasil yang bagus, tapi kami tidak serta merta berpikir telah melewatinya,” ujar Zanetti. “Vaslui merupakan tim yang memiliki sayap yang bagus dan mereka juga dapat menyerang dengan bail, jadi kami harus lebih berhati-hati,” pemain kelahiran 10 Agustus 1973 ini menambahkan.
Zanetti sendiri diboyong oleh Inter dari Banfield sejak tahun 1995 yang berarti telah 17 tahun merumput di San Siro, markas Inter ini, mengaku bahwa ada beberapa momen yang melekat di hatinya selama ia membela La Beneamata, sebutan lain Inter.
“Ada banyak momen (bersama Inter),” Zanetti mengakui. “Mungkin ada dua yang paling berkesan, yang pertama adalah ketika saya bermain dalam laga debut saya, karena bagi saya berada di San Siro seperti sebuah mimpi yang menjadi kenyataan,” tandas pemain dengan gelar El Tractor ini. “Yang kedua adalah malam sebelum final Liga Champions, yang telah menjadi target utama kami dalam waktu yang panjang dan akhirnya kami berhasil mendapatkannya, serta menjadi kemenangan yang tidak akan pernah terlupakan,” tegas Zanetti.
Namun, dibalik kabar baik tersebut, tersimpan kabar sedih untuk para Internisti, sebutan untuk suporter Inter. Sebab Zanetti yang kini telah cukup berumur dan mulai tergeser dengan pemain muda, diperkirakan bakal gantung sepatu di penghujung musim kompetisi 2012/2013.
“Fokus utama saya adalah mendapatkan musim terbaik bersama rekan-rekan saya di klub, mencoba untuk memberikan yang terbaik, terutama di masa-masa sulit,” imbuh Zanetti. “Di penghujung musim ini saya berharap dapat mengangkat satu atau dua trofi. Setelah itu saya akan meluangkan waktu untuk keluarga saya dan memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya,” tukas Zanetti.

0 comments:
Post a Comment