Saturday, November 24, 2012

QPR Pecat Mark Hughes

Queens Park Rangers
SportPoin, London : Akhirnya prediksi itu terjadi. Queens Park Rangers (QPR) mendepak manajer tim asal Wales Mark Hughes menyusul keterpurukan tim yang tak kunjung meraih kemenangan dalam 12 partai Liga Premier yang telah dimainkan di musim ini. Hasil buruk yang membuat The Hoops terjerembab di dasar klasemen sementara dengan jumlah empat (4) poin atau terpaut lima angka dari zona aman.

Asisten Mark Bowen dan Eddie Niedzwiecki bakal mendapat tugas sementara menjadi caretaker QPR di laga lanjutan premiership menghadapi Manchester United di Old Trafford, Sabtu (24/11) besok. Mantan manajer Tottenham Hotspur, Harry Redknapp disebut-sebut bandar taruhan menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan mantan striker Setan Merah berusia 49 tahun itu.

Konfirmasi pemecatan Hughes yang ditunjuk menangani QPR pada 10 Januari lalu dilansir di laman resmi klub. "Hari ini, Queens Park Rangers memutus kontrak kerja manajer tim Mark Hughes. Keputusan ini diambil melalui pertimbangan yang matang dari Dewan Direksi Klub yang melakukan serangkain pertemuan dalam dua hari terakhir. Dewan Direksi mengucapkan terima kasih kepada Mark (Hughes) atau komitmen, kerja keras, dan dedikasinya selama 10 bulan menangani tim,” demikian pernyataan resmi QPR.

“Sepanjang tugasnya di sini, Mark telah menunjukkan integritas dan profesionalitas yang tinggi, namun, sayangnya, situasi yang terjadi saat ini membuat Dewan Direksi tidak mempunyai opsi lain selain melakukan perubahan dalam jajaran kepelatihan tim. Dewan Direksi akan segera bergerak mencari manajer baru,” imbuh QPR.

Setelah mengundurkan diri dari Fulham pada 2 Juni 2011, baru tujuh bulan kemudian Hughes datang ke Loftus Road untuk menggantikan Neil Warnock. Meskipun di partai pamungkas kalah secara menyakitkan dari Manchester City, QPR tetap selamat dari jerat degradasi. Sayang, walaupun telah mendatangkan 10 pemain baru di bursa transfer musim panas lalu, Hughes gagal mengangkat prestasi QPR.

0 comments:

Post a Comment