Wednesday, January 23, 2013

Presiden Sampdoria Wafat, Sepakbola Italia Berduka

Serie A
SportPoin, Genoa: Sepakbola Italia tengah berada dalam kesedihan. Kesedihan ini muncul atas wafatnya Presiden Sampdoria Riccardo Garrone. Garrone meninggal, Senin (21/1/13) malam waktu setempat atau Selasa (22/1/13) dinihari WIB, di usia 77 tahun.

Garrone wafat setelah berjuang keras melawan sakit yang dideritanya. Pebisnis kaya yang merupakan Presiden Kehormatan perusahaan energi ERG ini mengambil alih tampuk kekuasaan Sampdoria pada Januari 2002 menggantikan Enrico Mantovani.


Kini, sepeninggal Garrone, maka secara otomatis klub berjuluk I Blucerchiati ini akan diambil alih sang Wakil Presiden Edoardo Garreno, yang tidak lain anak dari Garrone.

“Ini merupakan sebuah sakit yang sangat perih, hari ini adalah salah satu hari paling buruk dan paling sedih dalam hidup saya,” ujar pemain depan Inter Milan Antonio Cassano yang dulu pernah membela Il Samp, sebutan untuk Sampdoria. “Dia akan selalu ada di hati saya, dan saya akan selalu mencintainya,” ungkap pemain berusia 30 tahun itu.

Tidaklah salah apabila Cassano bersedih, sebab Garronelah yang menyelamatkan karier Cassano setelah gagal bersaing di Real Madrid. Namun, di pengujung kariernya bersama Sampdoria, Cassano dan Garreno terlibat pertikaian, dan membuat Cassano hengkang ke AC Milan pada tahun 2011.

Selain Cassano, Direktur Juventus Beppe Moratta pun ikut mengenang Garrone. “Garrone merupakan hal terpenting untuk Cassano. Garrone adalah orang bijak yang sangat berwibawa. Saya akan selalu mengenangnya,” tandas Moratta.

0 comments:

Post a Comment